Jumlah ODP Naik

BREAKING NEWS 1 Dokter dan 4 Perawat di RSUD Raden Mattaher Jambi Jadi ODP Virus Corona

Seorang dokter dan empat perawat di RSUD Raden Mattaher Jambi dinyatakan dalam status ODP virus corona di Jambi.

Penulis: Zulkipli | Editor: Duanto AS
Tribun Jambi/Zulkifli
Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Jambi yang juga Juru Bicara Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Provinsi Jambi, Johansyah 

BREAKING NEWS 1 Dokter dan 4 Perawat di RSUD Raden Mattaher Jambi Jadi ODP Virus Corona

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut ini update virus corona di Jambi 26 Maret 2020.

Seorang dokter dan empat perawat di RSUD Raden Mattaher Jambi dinyatakan dalam status ODP (Orang Dalam Pemantauan).

Mereka dinyatakan ODP setelah merawat seorang pasien positif corona di RSRM.

Update Virus Corona 26 Maret 2020, Ada 790 Positif Corona, 78 Meninggal, Ini Sebarannya

Cek Fakta Viral Bayi Baru Lahir Bisa Bicara dan Sebutir Telur Rebus Obat Corona, Jangan Tertipu

Dokter di Surabaya Ini Tertular Virus Corona Setelah Pasien Positif Covid-19 Batuk Tak Pakai Masker

"Setelah kita lakukan contact tracing mereka yang sering kontak dengan pasien, kita lakukan pemeriksaan dan oleh sebab itu masuk ODP," jelas Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi Jambi Johansyah, Kamis (26/3/2020).

Ditanya kondisi lima tim medis ini, Johan mengakui badannya panas.

Namun dia menampik selama merawat pasien mereka tak menggunakan Alat Pelindung Diri.

"Ya badan mereka panas, tapi saat rawat mereka pakai APD, ya mereka ODP karena paling sering kontak," ujarnya.

Untuk sekarang lima orang ini, kata Johansyah, dirawat dalam suatu ruangan namun bukan di ruang isolasi.

"Mereka tidak bekerja dulu, kita rawat di ruangan perawatan, kita lihat kondisi kedepan bisa saja 14 hari," jelasnya.

Namun Johan belum menjawab apakah kemungkinan pasien ini akan berkembang menjadi PDP.

Data terbaru korban virus corona Kamis (26/3/2020) siang.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, kembali menyampaikan data terbaru mengenai kasus Covid-19 di Indonesia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pemerintah hingga Kamis (26/3/2020) pukul 12.00 WIB, diketahui ada 78 pasien meninggal dunia akibat Covid-19.

 Ahli Biofisika Peraih Nobel Sebut Akhir dari Pandemi Corona Semakin Dekat

 Dokter di Surabaya Ini Tertular Virus Corona Setalah Pasien Positif Covid-19 Batuk Tak Pakai Masker

 Terus Cetak Rekor, Harga Emas Antam Kamis (26/3) Naik ke Rp924.000 per Gram

Angka ini bertambah 20 pasien yang meninggal dunia akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Penambahan ini berdasarkan laporan yang masuk ke pemerintah sejak kemarin, Rabu (25/3/2020) pukul 12.00 WIB hingga hari Kamis ini pukul 12.00.

"Ada penambahan 20 kasus, sehingga total 78 (pasien Covid-19 meninggal)," ujar Achmad Yurianto.

Kemudian, Yurianto memaparkan, hingga hari ini ada 35 pasien yang telah dinyatakan sembuh setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona, atau bertambah 4 pasien.

Adapun, saat ini total ada 893 kasus Covid-19 di Indonesia.

Jumlah ini bertambah 103 kasus baru dalam 24 jam terakhir.

Yuri juga menjelaskan bahwa penambahan besar terjadi setidaknya di dua provinsi, yaitu DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.

Berdasarkan data pemerintah, di DKI Jakarta ada penambahan 53 pasien dalam 24 jam terakhir.

Sedangkan, di Sulawesi Selatan jumlah kasusnya bertambah 14 pasien. 
"Didominasi (kasus baru) banyak di DKI Jakarta. Sulawesi Selatan juga terjadi kasus penambahan cukup banyak, hendaknya jadi atensi kita semua dalam mewaspadai ini," kata Achmad Yurianto.

Achmad Yurianto mengatakan, jumlah total pasien positif virus corona atau terjangkit Covid-19 mencapai 790 orang.

Hal ini disampaikan Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Rabu (25/3/2020).

Angka tersebut berdasarkan data terbaru yang dirangkum pemerintah sejak pukul 12.00 WIB Selasa (24/3/2020) hingga pukul 12.00 WIB Rabu.

Sehingga saat ini total ada 790 kasus pasien positif Covid-19," ujar Yuri.

Sebanyak 105 kasus baru ini tercatat dari sembilan provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Berdasarkan tabel data harian perkembangan pasien Covid-19 yang dipaparkan Yuri, hingga 25 Maret sebaran penularan Covid-19 terjadi di 24 provinsi.

Peta sebaran kasus Corona di Indonesia per provinsi
Peta sebaran kasus Corona di Indonesia per provinsi (covid19.go.id)

Dengan kata lain, belum ada provinsi baru yang mencatat adanya kasus perdana penularan Covid-19 hingga saat ini.

Dari seluruh provinsi yang tercatat ada penularan, DKI Jakarta masih mencatat jumlah penularan tertinggi yakni sebanyak 463 kasus hingga saat ini.

Selain itu, Yuri juga mengungkapkan ada tambahan 1 pasien sembuh sehingga untuk saat ini total sudah 31 pasien sembuh dari Covid-19.

Kemudian, untuk pasien meninggal dunia, Yuri menyebut ada tambahan sebanyak 3 orang.

Dengan begitu, jumlah total pasien yang meninggal dunia hingga saat ini ada 58 orang.

Sebagai perbandingan, pada update data sebelumnya yakni 24 Maret 2020, jumlah akumulasi pasien yang dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 686 orang.

Data ini kemudian dikoreksi oleh Yuri dalam konferensi pers pada Rabu. Dia menyebut, ada data pasien yang mengalami kegandaan.

Sehingga, menurut dia update data total pasien Covid-19 sebelumnya sebanyak 685 orang.

Dari data tersebut, sebanyak 30 pasien dinyatakan sembuh dan 55 orang meninggal dunia.

Adapun update data pada 25 Maret 2020 merupakan penyampaian informasi perkembangan pasien Covid-19 yang ke-24 kali yang dilakukan pemerintah.

Berikut ini sebaran data pasien positif Covid-19 di 24 provinsi yang tercatat hingga 24 Maret 2020, tercatat dari jumlah terbanyak secara akumulatif.

1. DKI Jakarta: Ada penambahan 39 kasus baru, total ada 463 kasus

2. Jawa Barat: Ada penambahan 13 kasus baru, total 73 kasus

3. Banten: Ada penambahan 2 kasus baru, total ada 67 kasus

4. Jawa Timur: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 51 kasus

5. Jawa Tengah: Ada penambahan 19 kasus baru, total ada 38 kasus

6. DIY: Ada penambahan 11 kasus baru, total ada 17 kasus

7. Sulawesi Selatan: Ada penambahan 9 kasus baru, total ada 13 kasus

8. Kalimantan Timur: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 11 kasus

9. Bali: Ada penambahan 3 kasus baru, total 9 kasus

10. Sumatera Utara: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 7 kasus

11. Kepulauan Riau: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 5 kasus

12. Kalimantan Barat: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 3 kasus

13. Kalimantan Tengah: Tidak ada penambahan kasus baru, total 3 kasus

14. Sulawesi Tenggara: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 3 kasus

15. Papua: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 3 kasus

16. NTB: Ada penambahan 1 kasus baru, total ada 2 kasus

17. Kalimantan Selatan: Ada penambahan 1 kasus baru, total ada 2 kasus

18. Sulawesi Utara: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 2 kasus

19. Jambi: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 1 kasus

20. Sumatera Selatan: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 1 kasus

21. Lampung: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 1 kasus

22. Riau: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 1 kasus

23. Maluku Utara: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 1 kasus

24. Maluku: Tidak ada penambahan kasus baru, total ada 1 kasus

Dalam tahap verifikasi: 7 kasus

Total: 790 kasus 

Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona.
Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Kabar Baik Jumlah Pasien Positif Corona RSUP Persahabatan Tinggal 17 Orang, Berkurang Hari ke Hari

Angka pasien sembuh karena virus corona di Indonesia makin meningkat hari ke hari.

Kabar baik ini salah satunya dialami oleh RSUP Persahabatan yang mengatakan jumlah pasien positif corona yang dirawat semakin berkurang.

Sebelumnya, pasien positif corona yang dirawat di RSUP Persahabatan berjumlah 19 orang, kini hanya tinggal 17 orang.

Jumlah pasien terkait Covid-19 yang ditangani RSUP Persahabatan ini makin menurun hari demi hari.

Direktur Utama RSUP Persahabatan Rita Rogayah mengatakan bahwa pihaknya secara keseluruhan telah merawat 37 pasien terkait Covid-19 pada Rabu (25/3/2020).

Jumlah tersebut menurun dari Selasa kemarin yang menyebutkan ada 42 pasien yang dirawat.

Seluruh pasien dirawat di dua ruangan berbeda, yakni ruang isolasi instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang isolasi perawatan.

“Update pasien RSUP Persahabatan tanggal 25 Maret 2020 pukul 08.00 WIB total yang dirawat berjumlah 37 pasien,” ujar Rita lewat video conferencenya, Rabu hari ini.

Dari jumlah tersebut, ada 19 pasien yang masih dirawat di ruang IGD, 3 pasien dinyatakan positif Covid-19, dan 16 pasien masih dalam pengawasan (PDP).

Sementara, jumlah pasien di ruang rawat isolasi ada 18 pasien. Dari 18 pasien, 14 pasien sudah dinyatakan positif covid-19 dan 4 pasien lainnya masih dalam pengawasan.

Jika dijumlah, pasien positif Covid-19 di kedua ruang isolasi tersebut adalah 17 pasien. Dengan rincian, 3 pasien di ruang IGD, dan 14 pasien di ruang isolasi perawatan. 

Dikompilasi dari artikel Kompas.com  berjudul "Jumlahnya Makin Turun, Pasien Positif Covid-19 di RSUP Persahabatan Tinggal 17 Orang". dan Tribunnews.com berjudul Total Pasien Positif Covid-19 Capai 790, Ini Persebarannya di 24 Provinsi, DKI Terbanyak 463 Kasus dan Tribunjambi.com

 Petualangan Asmara Marilyn Monroe dengan Pejabat Kalangan Atas, Misteri Kematiannya Tak Terungkap

 10 Foto Marilyn Monroe, Artis Legendaris yang Bikin Presiden Kesengsem, selalu Pakai Celana Ketat

 Petualangan Asmara Marilyn Monroe dengan Pejabat Kalangan Atas, Misteri Kematiannya Tak Terungkap

 Misteri Kematian Marilyn Monroe, Kabarnya Libatkan Keluarga Presiden AS, Benarkah Dibunuh?

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved