Asusila

Terungkap, Seorang Pria di Surabaya Dirikan Taman Bacaan Untuk Melakukan Niat Jahat Ini!

Seorang pria di Surabaya mendirikan taman bacaan ternyata dijadikan tempat melakukan perbuatan pencabulan.

huffington post
Ilustrasi korban pencabulan 

TRIBUNJAMBI.COM - Terungkap niat mendirikan taman bacaan berujung hukuman penjara, bagaimana bisa?

Seorang pria di Surabaya mendirikan taman bacaan ternyata dijadikan tempat melakukan perbuatan pencabulan.

Kasus pencabulan ini saat ini sudah ditangani Pengadilan Negeri Surabaya.

Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 25 Maret 2020, Scorpio Konsumsi Makanan Sehat, Capricorn Melelahkan

Majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Abdul Rochim atas kasus dugaan pencabulan dengan hukuman lima tahun penjara.

Dalam amar putusannya, Majelis hakim yang diketuai Dwi Purwadi menyatakan perbuatan terdakwa kelahiran 44 tahun silam tersebut terbukti bersalah melanggar Pasal 82 ayat (1) UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak.

 

Atas vonis ini, Terdakwa Abdul Rochim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Surabaya Deddy Arissandi masih menyatakan sikap pikir-pikir.

"Silahkan untuk menentukan sikap selama tujuh hari," pungkas Dwi Purwadi menutup persidangan.

Vonis majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang sebelumnya menuntut terdakwa Abdul Rochim dengan hukuman 7 tahun penjara, denda Rp 5 juta subsider 3 bulan kurungan.

Niat Rochim mendirikan taman bacaan di dekat rumahnya di Jalan Keputih Utara, bukan semata untuk tujuan baik.

Diam-diam memiliki tujuan lain, padahal tempat yang semestinya jadi gudang ilmu dan edukasi ke para pengunjung yang didominasi anak-anak itu. Bahkan, di lokasi itu dia tega mencabuli korbannya sebut saja Bunga.

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved