Breaking News:

Kronologi Seorang Siswa SMA di Pasuruan Dihipnotis, Disekap 3 Hari dan Dicabuli

Peristiwa pencabulan terhadap seorang siswa SMA di Kota Pasuruan oleh pria bernama Mustofa alias Musdalifa terungkap.

Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJAMBI/MUHAMMADFERRYFADLY
04092017_hipnotis 

TRIBUNJAMBI.COM - Peristiwa pencabulan terhadap seorang siswa SMA di Kota Pasuruan oleh pria bernama Mustofa alias Musdalifa terungkap. 

Dalam peristiwa itu siswa SMA berinisial STN ini disekap setelah sebelumnya dihipnotis. 

Video Mesum Siswi Mts di Tasikmalaya Beredar di WhatsApp, Korban Diperas Hingga Diancam Santet

Antisipasi Corona, Detasemen Gegana Semprot Cairan Disinfektan ke Sejumlah Tempat Umum di Jambi

1. Dihipnotis

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda menjelaskan, kejadian ini terjadi 23 Februari 2020.

Saat itu, STN dan temannya, FHM, sedang berada di area alun - alun Bangil, depan Masjid Jami' Bangil.

Tak lama, tiba - tiba, tersangka ini datang dan bergabung dengan korban yang sebenarnya antara korban dan tersangka tidak saling kenal.

Dari pemeriksaan saksi, diceritakan tersangka ini menepuk punggung korban.

"Katanya, tepukan tersangka ke punggung korban ini merupakan guna - guna atau hipnotis dan membuat korban tidak sadarkan diri," kata Kasatreskrim saat rilis, Selasa (17/3/2020) siang.

2. Korban disekap di rumah

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda bersama tersangka Mustofa (47) saat merilis kasus penculikan, penyekapan dan pencabulan, Selasa (17/3/2020).
Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adrian Wimbarda bersama tersangka Mustofa (47) saat merilis kasus penculikan, penyekapan dan pencabulan, Selasa (17/3/2020). (SURYA.co.id/Galih Lintartika)

Kasatreskrim menjelaskan, setelah itu, tersangka mengajak korban dan teman korban ke rumahnya di Grati. FHM yang merasa tidak kenal dengan tersangka langsung menolaknya.

Halaman
123
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved