Berita Tanjab Barat

DPRD Tanjabbar Gelar FGC Pra Ranperda Inisiatif, Hendrizal Sebut Perda Harus Harmonis

Namun perlu diketahui bersama bahwa dalam rencana pembentukan Ranperda ini agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan baik...

Tribunjambi/Samsul Bahri
DPRD Tanjabbar melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion Pra Ranperda Inisiatif 

DPRD Tanjabbar Gelar FGC Pra Ranperda Inisiatif, Hendrizal Sebut Perda Harus Harmonis

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion Pra Ranperda Inisiatif tentang Perlindungan Produk Unggulan Daerah dan Penyelenggaraan Perpustakaan.

Acara ini di gelar di Hotel Tungkal, Selasa (10/3/2020) yang dihadiri oleh sejumlah pihak terkait.

Dalam hal ini dihadiri oleh Sekretaris DPRD Kabupaten Tanjabbar, Hendrizal, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Provinsi Jambi, Parsaoran Simaibang, Ketua BapemPerda, M Zaki, dan OPD terkait.

Dalam kesempatan ini, Sekretaris DPRD Kabupaten Tanjabbar Hendrizal menyebutkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka untuk menyerap aspirasi masyarakat guna berkaitan dengan Ranperda inisiatif Kabupaten Tanjabbar tentang perlindungan produk unggulan daerah dan penyelenggaraan perpustakaan.

"Suatu regulasi atau perda perlu dibuat, harus beradabkan nilai-nilai pancasila dan UUD. Kita mengakui dalam membuat perda tidak mudah perlu waktu dan pemikiran yang ekstra," terangnya.

Menguak Asal Usul Orang Tua Eriska Reinisa Artis Cantik Terkait Jambi, Mengapa Berwajah Unik

Asisten II Pemprov Jambi Minta Muhammadiyah Semangat Bangun Tatanan Sosial & Pendidikan Masyarakat

Tersangka Penganiaya Kepsek SMAN 10 Tanjabbar Positif Gunakan Narkoba

Namun perlu diketahui bersama bahwa dalam rencana pembentukan Ranperda ini agar tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan baik peraturan di atasnya maupun peraturan yang sejajar.

"Perda dapat diimplementasikan tidak sekedar aturan, oleh karena itu perda harus harmonis," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BapemPerda, M Zaki menyebutkan bahwa Ranperda ini dibentuk karena adanya diskusi yang dilakukan oleh DPRD Tanjabbar dan Pemkab Tanjabbar terkait dengan produk unggulan Tanjabbar.

Hal ini juga sejalan dengan akan di gadang-gadangkannya pada tahun 2045 Indonesia menjadi negara maju.

"Dan kita menginginkan Kabupaten Tanjabbar sebagai penunjang Indonesia sebagai Negara Maju. Sehingga hari ini rapat Focus Group Discussion ini guna menampung aspirasi. Kedepan mungkin kita bisa rapat dengan pengusaha. Sehingga produk unggulan dari Tanjabbar ini semakin berkembang," pungkasnya.

(Tribunjambi.com/Samsul Bahri)

Penulis: samsul
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved