VIDEO: Tersangka Investasi Bodong di Jambi Ternyata PNS, Empat Mobil Mewah Disita Polisi

Tim Sus Ditreskrimum Polda Jambi berhasil mengungkap dan mengamankan dua pelaku investasi bodong CV. NA Sejahtera berkedok paket susu perah.

VIDEO: Tersangka Investasi Bodong di Jambi Ternyata PNS, Empat Mobil Mewah Disita Polisi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI-Tim Sus Ditreskrimum Polda Jambi berhasil mengungkap dan mengamankan dua pelaku investasi bodong CV. NA Sejahtera berkedok paket susu perah yang berpusat di Ponorogo, Surabaya, Jawa Timur, pada, Sabtu (28/3).

Dalam kasus tersebut, Tim Sus Ditreskrimum Polda Jambi berhasil mengamankan pelaku berinisial AH (36) dan AS (25) serta sejumlah barang bukti.

Diantaranya, tiga unit mobil pajero warna putih, satu unit mobil triton berwana putih sholid, tujuh unit sepeda motor, satu bundel slip pengiriman dari mitra ke tersangka AH, satu unit kontrak kerja sama mitra, dan surat izin pendirian CV. NA Sejahtera.

Keempat mobil yang ikut diamankan oleh Ditreskrimum Polda Jambi tersebut digunakan pelaku sebagai alat operasional karyawan CV. NA Sejahtera.

Miliki Stok Masker 800 Ribu, Dinkes Merangin Tak Bisa Bagikan ke Masyarakat, Kecuali Ini Terjadi

Di Tengah Wabah Corona, Alami Tiga Gejala Seperti Influenza Ini yang Harus Dilakukan

Stok Masker Aman, Dinas Kesehatan Merangin Miliki Stok 800 Ribu

"Keempat mobil ini merupakan aset yang diberikan oleh perusahaannya sebagai alat operasional dalam hal, menggait investor," kata Kapolda Jambi, Irjen. Pol Firman Shatyabudi, saat konfrensi pers, pada Kamis (5/3) sekira pukul 14.00 WIB, di Polda Jambi.

Sementara itu, Firman mengatakan, keempat mobil tersebut masih belum lunas.

"Iya, mobil ini juga masih belum lunas," tambahnya.

Kemudian, dua orang yang tenjadi tersangka merupakan pimpinan perusahaan CV. NA Sejahtera yang berada di Jambi. AH sendiri merupakan direktur, sementara AS sebagai wakil direktur CV. NA Sejahtera.

Sebagai direktur pada perusahaan investasi bodong tersebut, AH mendapat upah yang lumayan besar setiap bulannya.

"Sebulan untuk direkturnya, digaji sebesar 50 juta," kata Firman.

Sementara itu, Ditreskrimum Polda Jambi, Kombes Pol Yudha Setyabudi mengatakan, satu diantara tersangka merupaka Pegawai Negeri Sipil. "Ya, satu orang merupakan Pegawai Negeri Sipil, kita tidak sebut secara rinci, tapi kita pastikan dia PNS," kata Yudha.

Untuk ke depannya, Yudha mengatakan, masih akan terus melakukan pengembangan serta pemeriksaan saksi-saksi. Dia mengatakan, tidak menutup kemungkinan akan bertambahnya tersangka maupun korban baru.

"Ini masih terus kita kembangkan, termasuk pemeriksaan saksi-saksi. Tidak menutup kemungkinan bertambahnya tersangka maupun korban. Bisa saja ada korban yang belum mengetahui kasus ini, sehingga belum melapor," tambanya.

Yudha mengatakan, CV. NA Sejahtera sendiri telah memiliki 3.700 mitra kerja, sebanyak 2.479 orang menjadi korban dan total kerugian mencapai lebih dari Rp 156 miliar kerugian.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved