Berita Kerinci

Petani Kayu Manis di Kerinci Resah, Aksi Pencurian Kembali Terjadi di Desa Pengasi Lama, Kerinci

Petani Kayu Manis di Kerinci Resah, Aksi Pencurian Kembali Terjadi di Desa Pengasi Lama, Kerinci

ist
Ilustrasi. Pelaku pencurian kulit manis di perkebunan Desa Sungai Asam, Kecamatan Kayu Aro Barat, Kabupaten Kerinci, nyaris babak belur dihajar massa, beberapa waktu lalu 

Petani Kayu Manis di Kerinci Resah, Aksi Pencurian Kembali Terjadi di Desa Pengasi Lama, Kerinci 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Petani Kulit Kayu Manis atau Casiavera di kabupaten Kerinci, kembali diresahkan dengan aksi pencurian. Kali ini terjadi di Desa Pangasi Lama, Kecamatan Bukit Kerman, Kabupaten Kerinci.

Maraknya aksi pencurian kulit kayu manis tersebut, membuat masyarakat yang memiliki kulit manis merasa khawatir. Bahkan ada petani terpaksa tidur di kebun, untuk mengatisipasi terjadinya pencurian.

"Ya, beberapa waktu lalu, di sini ada kulit manis yang di ladang dicuri pada malam hari, setelah itu kami yang memiliki kulit manis resah," ungkap Edi, petani Pengasi Lama.

Dirinya berharap kepada pihak terkait dalam hal ini pihak kepolisian untuk melakukan patroli terhadap aksi pencurian tersebut.

Ingin Jadi Sentra Kulit Kayu Manis, Bupati Adirozal Minta Setiap Kantor Camat Ada Pohon Kayu Manis

Kayu Manis Kerinci Sudah Diekspor ke Luar Negeri

7 Artis Ini Meninggal Tragis di Usia Muda Saat Lagi Naik Daun, Ada Nike Ardilla dan Adi Firansyah

"Bagi yang memiliki ladang, terpaksa tinggal di kebun, untuk melihat kebun kulit manis mereka," tambahnya.

Kondisi yang sama juga diungkapkan Yudi, seorang petani kayu manis yang pernah menjadi korban pencurian.

Menurut Yudi, aksi pencurian dilakukan pelaku pada malam hari, sebanyak 38 batang kulit manis dikupas di batangnya.

"Ya, saya pada malam Minggu lalu, sebanyak 38 batang kulit kayu manis yang saya pelihara selama ini telah dicuri pada malam hari," bebernya.

Lebih jauh, dia menjelaskan, pencurian terhadap kulit kayu manis atau casiavera ini, sudah banyak masyarakat yang mengalaminya.

"Pencurian kulit kayu manis ini, bukan hanya saya yang mengalaminya, tapi sudah banyak yang mengalaminya. Saya berharap ke depan tidak lagi terjadi pencurian kulit kayu manis menimpa masyarakat, cukup saya saja yang jadi korban," Jelas Yudi.

Lebih jauh, terkait pencurian yang dialaminya ini, dia telah melaporkan ke aparat desa setempat, sekdes desa Pengasi Lama.

"Pencurian yang saya alami sudah saya laporkan ke aparat desa setempat, yakni sekdes desa Pengasi Lama. Saya berharap kepada pihak keamanan, khususnya kepolisian untuk dapat menanggapi keresahan masayarakat," harapnya.

Petani Kayu Manis di Kerinci Resah, Aksi Pencurian Kembali Terjadi di Desa Pengasi Lama, Kerinci (Tribunjambi.com/Heru Pitra)

Penulis: heru
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved