Inspirasi Bisnis

Dari Satu Unit jadi Puluhan, Mengejar Peluang Bisnis Rental Minibus

Transportasi merupakan hal terpenting dalam mendukung berbagai aktivitas. Faktor kenyamanan dan hemat, biasanya menjadi

Editor: Fifi Suryani
otomania.com
Setiap tahun menjelang Lebaran, perusahaan rental mobil selalu kebanjiran pesanan. Sebab, banyak orang memilih pulang kampung (mudik) menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil. Buat yang belum punya mobil, jalan keluarnya adalah sewa 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Transportasi merupakan hal terpenting dalam mendukung berbagai aktivitas.

Faktor kenyamanan dan hemat, biasanya menjadi hal utama dalam menentukan jenis transportasi yang akan dipilih.

Apalagi bila perjalanan yang ditempuh memakan waktu yang tak sebentar. Tentu kenyamanan menjadi hal yang utama.

Kebutuhan akan transportasi inilah yang pada akhirnya membuat usaha jasa penyewaan kendaraan menjadi salah satu jenis usaha yang langgeng. Pasti ada.

Tak tergerus zaman. Bahkan, belakangan ini, ketika pariwisata di dalam negeri ngetren, bisnis penyewaan kendaraan ini kian menjamur. Banyak pemain baru di bisnis ini bermunculan.

Salah satunya, Sakamurti Trans. Perusahaan yang dimiliki oleh Uswatun Khasanah ini baru setahun beroperasi.

Awalnya dia hanya memiliki dua minibus Isuzu ELF tapi sekarang sudah berkembang hingga enam minibus.

“Kendaraan berukuran sedang, muat banyak, dan harga sewa ekonomis sekarang ini menjadi pilihan konsumen untuk wisata atau ziarah. Makanya jenis minibus yang muat 19 penumpang banyak dicari,” ujar Uswatun yang mengandangkan kendaraan sewanya di Ngawi, Jawa Timur.

Uswatun bilang, bagi konsumen, menyewa kendaraan jenis minibus bila bepergian secara rombongan terbilang lebih ekonomis. Dia mencontohkan, sewa minibus Malang-Yogyakarta Rp 7,5 juta selama 4 hari tiga malam.

Bila jumlah itu dibagi dengan rombongan yang berjumlah 10 orang saja, maka per orang hanya mengeluarkan biaya Rp 750.000 untuk transportasi selama 4 hari. Angka ini lebih ekonomis bila dibandingkan perjalanan menggunakan kereta api atau pesawat.

Biaya kereta api untuk PP Malang-Yogyakarta saja sudah Rp 750.000. Belum termasuk biaya transportasi di dalam kota untuk keliling. “Kalau rombongannya banyak kan lebih irit lagi,” jelas Uswatun.

Doni Saputro, pemilik rental Sri Rejeki Holiday membenarkan hal itu. Kendaraan minibus menjadi pilihan untuk perjalanan wisata.

“Kalau jumlah rombongan 10 orang, jelas enak sewa minibus. Kalau mobil biasa kan musti sewa dua mobil. Dua mobil sewanya sudah berapa, nanti bayar tol, parkir, atau memberi makan sopir bisa dua kali lipatnya dari sewa minibus,” jelas Doni.

Karena faktor permintaan yang cukup tinggi itulah, usaha rental minibus milik Doni yang berbasis di Purwokerto eksis hingga sekarang. Doni mengawali bisnis rental minibus pada tahun 2014 dengan hanya memiliki 1 unit minibus. Sekarang, dia sudah memiliki 20 mobil.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved