Syahirsah: Yang Menimbun Masker Akan Ditindak

Virus corona berdampak terhadap penjualan dan ketersediaan masker di Provinsi Jambi menjadi langka. Termasuk di Batanghari.

Tribunjambi/Rian
Bupati Batanghari Syahirsah. 

Syahirsah: Yang Menimbun Masker Akan Ditindak

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Virus corona berdampak terhadap penjualan dan ketersediaan masker di Provinsi Jambi menjadi langka. Termasuk di Batanghari.

Ketersediaan masker di beberapa apotek yang ada di Batanghari terpantau habis diborong oleh masyarakat yang panik terhadap virus corona.

Bupati Batanghari, Syahirsah SY menanggapi hal ini.

Menurutnya, penyebaran virus corona ini belum bisa dibuktikan melalui udara. Kebanyakan kasus yakni karena bersentuhan langsung.

BREAKING NEWS Terdakwa Karhutla di Muarojambi Divonis 9 Bulan

Ternyata Begini Gejala 2 Pasien RSUD MHAT Kerinci yang Mirip dengan Virus Corona, Diisolasi

Begini Penampakan 3 Basecamp Pemakai Narkoba di Pulau Pandan, Rumah Panggung Dibakar Polisi

"Jadi sebenarnya tidak perlu pakai masker. Kecuali kalau pilek. Kalau masker mahal tidak usah beli," ujarnya kepada wartawan di Kantor Bupati Batanghari, Selasa (3/3).

Kelangkaan masker menyebabkan harga jual masker melonjak berkali-kali lipat. Dari harga Rp 20 ribu menjadi Rp 200 ribu per boksnya.

Menurut Syahirsah, ada oknum-oknum tertentu yang menimbun stok masker dan sengaja menaikkan harga jualnya. Hal tersebut tidak dibenarkan dan akan ditindak oleh aparat berwajib.

"Kita juga akan bekerjasama dengan kepolisian jika ada pihak-pihak yang berani melakukan hal itu," tegasnya.

Ia juga menyampaikan beberapa tips agar terhindar kemungkinan terjadinya penularan virus corona. Satu di antaranya yakni perbanyak mencuci tangan setelah berinteraksi dengan orang.

"Lalu hindari kegiatan yang ada keramaian. Karena itu adalah kemungkinan menularnya virus tersebut. Dan terapkan pola hidup sehat," jelasnya. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved