Berita Batanghari

Ada Beberapa Perusahaan di Batanghari yang Masih Menunggak Pajak PPJ non PLN dan Pajak Air Tanah

Ada Beberapa Perusahaan di Batanghari yang Masih Menunggak Pajak PPJ non PLN dan Pajak Air Tanah

Tribunjambi/Muzakkir
Ilustrasi. Ratusan Kendaraan Dinas di Merangin Tidak Bayar Pajak, 151 Sepeda Motor dan 55 Mobil 

Ada Beberapa Perusahaan di Batanghari yang Masih Menunggak Pajak PPJ non PLN dan Pajak Air Tanah

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Badan Keuangan Dearah (Bakeuda) mengimbau kepada perusahaan yang masih terhutang PPJ non PLN dan pajak air tanah pada tahun lalu, dapat segera membayarnya.

Ini disampaikan Kepala Bidang Penagihan, Administrasi Pendapatan dan Pajak Retribusi Daerah (PAP2RD) pada Bakeuda Batanghari, Albani Saputra.

Ia menyebut bahwa masih ada perusahaan yang masih menunggak PPJ non PLN dan pajak air tanah pada tahun 2019 lalu.

"Karena pajak yang anda bayarkan adalah sumber dana bagi pembangunan Kabupaten Batanghari," kata Albani, Kamis (20/2/2020).

Target Pendapatan Pajak dan Retribusi Kota Jambi Rp255 Miliar, BPRRD Yakin Bisa Lebihi Target

Daftar Harga Mobil Bekas Toyota Rush, Keluaran Tahun 2007 Rp 95 Jutaan

STREAMING Persebaya vs Persija di Final Piala Gubernur Jatim 2020 - Kedua Tim Tampil Pincang

Oleh karena itu, pihaknya masih turun mencari untuk mendata dan berkoordinasi bersama sejumlah OPD seperti dinas perkebunan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Penamaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Hal ini dilakukan terkait jumlah perusahaan yang wajib membayar PPJ non PLN dan pajak air tanah yang belum terdata.

"Jumlah sementara perusahaan yang wajib PPJ non PLN dan pajak Air Tanah di Batanghari ada 45 perusahaan," jelas Albani.

Pada tahun ini, Pemkab Batanghari menargetkan perolehan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak PPJ non PLN dan air tanah sebesar Rp 500 juta. Albani yakin bahwa target itu bisa tercapai dengan satu syarat.

"Jika wajib pajak khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Batanghari sadar akan kewajibannya, target itu bisa tercapai," ujarnya.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai mana untuk membayar PPJ non PLN dan pajak Air Tanah tepat waktu setiap bulannya. Karena pajak yang dibayarkan adalah sumber dana bagi pembangunan Kabupaten Batanghari.

"Target PAD dari perolehan PPJ non PLN dan pajak Air Tanah tahun 2020 yang dibebankan kepada Bakeuda Batanghari sebesar Rp 500 juta," sebutnya.

Ada Beberapa Perusahaan di Batanghari yang Masih Menunggak Pajak PPJ non PLN dan Pajak Air Tanah (Tribunjambi.com/Rian Aidilfi Afriandi)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved