Virus Corona

Rebutan Obat Anti Virus Corona Berujung Pilu, Seorang Bocah dan Nenek Jadi Korban Penusukan

Bermula dari rebutan obat anti virus corona di China berujung dengan peristiwa pembunuhan sadis.

Rebutan Obat Anti Virus Corona Berujung Pilu, Seorang Bocah dan Nenek Jadi Korban Penusukan
pixabay.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Bermula dari rebutan obat anti virus corona di China berujung dengan peristiwa pembunuhan sadis.

Peristiwa rebutan obat anti virus corona membuat orang beringas, memikirkan keselamatan diri sendiri hingga tak pedulikan nasib orang lain.

Seorang nenek 71 tahun dan bocah 9 tahun terkapar setelah jadi korban penusukan di tengah rebutan massal cairan disinfektan pencegah virus corona yang tersisa hanya tinggal 1 botol. 

Sinopsis Film Doomsday di GTV, Senin (17/2) Jam 23.00 WIB,Ceritakan Virus Berbahaya di Skotlandia

Melansir Dailystar.co.uk (15/2/2020), Seorang wanita berusia 71 tahun dan seorang anak telah menjadi korban dalam perebutan botol disinfektan terakhir di rak pusat perbelanjaan di China.

Wanita dan anak tersebut ditikam ketika beberapa pembeli saling berebut.

Menipisnya kebutuhan medis yang dibutuhkan untuk melindungi diri dari virus corona memang banyak terjadi belakangan ini, seperti masker dan cairan disinfektan.

Rupanya situasi tersebut mengakibatkan aksi kekerasan merebak.

Hasil Survei Jadi Menteri Berkinerja Terbaik, Ini Kata Prabowo Subianto

Orang-orang seakan lupa mengingat bahwa nyawa orang lain pun sama berharganya.

Menggambarkan bagaimana orang-orang mementingkan nyawa sendiri di atas segalanya.

Dalam peristiwa penikaman yang terjadi di supermarket di daerah Baoying di Provinsi Timur Jiangsu ini dilaporkan seorang gadis sembilan tahun juga terluka ketika perkelahian meletus.

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved