Berita Muarojambi

Kasus Remaja Dikeroyok di Sekernan Diselesaikan Cara Damai, 7 Remaja Pelaku dan Ortu Lakukan Ini

Kasus bullying kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi, kali ini dugaan pengeroyokan dilakukan oleh tujuh orang remaja terhadap satu orang rem

Kasus Remaja Dikeroyok di Sekernan Diselesaikan Cara Damai, 7 Remaja Pelaku dan Ortu Lakukan Ini
tribunjambi/samsul bahri
Tujuh pelaku dan korban bersama dengan pihak keluarga melakukan mediasi di kantor polsek sekernan, Sabtu malam (15/2/2020). 

Kasus Remaja Dikeroyok di Sekernan Diselesaikan Cara Damai, 7 Remaja Pelaku dan Ortu Lakukan Ini

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Kasus bullying kembali terjadi di wilayah Kabupaten Muarojambi, kali ini dugaan pengeroyokan dilakukan oleh tujuh orang remaja terhadap satu orang remaja berinisial "AY" yang merupakan warga Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Ipda Y.Candra P selaku Kanit Reskrim Polsek Sekernan. Ia menyebutkan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam (15/2) di depan gerbang perkantoran Bupati Muarojambi.

"Awalnya kita mendapatkan laporan dari teman korban, kita lakukan penelusuran di TKP, dan dari keterangan saksi dan korban kita berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku," sebutnya.

Sementara itu, pihaknya melakukan proses lanjutan dengan meminta keterangan dari pelaku dan korban. Terhadap pemeriksaan tersebut pihaknya kembali mengamankan tujuh orang remaja terduga pelaku pengeroyokan.

"Mengingat masalah ini merupakan kenakalan remaja, karena ejek-ejekan, maka kami ambil tindakan atau upaya perdamaian, setelah kita lakukan mediasi maka pihak korban dan terduga pelaku bersedia untuk berdamai," terangnya.

"Kita undang juga orang tua dari masing-masing pelaku dan korban," tambahnya.

Untuk memastikan mediasi tersebut tidak ada konflik di belakang, ketujuh pelaku yang masih remaja tersebut membuat surat dan diminta membacakan surat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi, dan menandatangani surat perjanjian perdamaian dengan pihak korban.

"Kita harapkan ini menjadi pembelajaran bersama, terutama untuk remaja-remaja, jangan sampai kejadian ini terulang. Karena perbuatan semacam ini bisa saja merugikan pihak lain terutama korban," pungkasnya.

VIDEO: KPI Hentikan Acara Hotman Paris, Ini Sebabnya

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved