Liga Inggris

Isu Sensasional, Liverpool Berpeluang Raih 2 Piala Liga Inggris Musim Ini, Nama Gerrard Dielu-elukan

Isu Sensasional, Liverpool Berpeluang Raih 2 Piala Liga Inggris Musim Ini, Nama Gerrard Dielu-elukan

Isu Sensasional, Liverpool Berpeluang Raih 2 Piala Liga Inggris Musim Ini, Nama Gerrard Dielu-elukan
TWITTER.COM/LFC
Para pemain Liverpool merayakan kemenangan atas Chelsea via adu tendangan penalti pada laga Piala Super Eropa 2019, di BJK Vodafone Park, Istanbul, 15 Agustus 2019. 

Isu Sensasional, Liverpool Berpeluang Raih 2 Piala Liga Inggris Musim Ini, Nama Gerrard Dielu-elukan

TRIBUNJAMBI.COM - Kabar yang sangat sensasional dari Daily Mail soal klaim Liverpool bisa merayakan dua gelar Premier League atau Liga Inggris musim ini.

Klaim Liverpool bisa meraih dua titel Liga Inggris sekaligus dikaitkan dengan sang rival, Manchester City.

Sejauh ini, Liverpool unggul 25 poin dari Manchester City. The Reds mengemas poin 76 dari 26 pertandingan sedangkan The Citizen mengumpulkan 51 poin dari 25 laga.

Selain gelar Liga Inggris musim ini yang bisa dikunci Liverpool jika memenangi 5 laga lagi dengan catatan Manchester City juga memenangi semua laga tersisa, Liverpool juga bisa mendapatkan 1 titel Premier League lain.

Laporan sensasional dari Daily Mail menyebutkan, Liverpool bisa mendapat gelar Liga Inggris musim 2013-2014 akibat pengurangan poin Manchester City karena melanggar aturan Financial Fair Play.

Manchester City saat menjadi juara Liga Inggris 2018-2019.
Manchester City saat menjadi juara Liga Inggris 2018-2019. (Twitter @BernardoCSilva)

Ketiban Rezeki Nomplok Lewat Video Culametan di Tik Tok, Risa Bocah SMP Bisa Kesampaian Jadi Artis

Daftar Lewat Jalur Independen, RR Optimis Jumlah Dukungan Lebihi Target, Ini Tanggapan KPU Tanjabtim

Sebelumnya, Manchester City resmi dijatuhi hukuman dari UEFA dilarang tampil di Liga Champions musim 2020-2021 dan 2021-2022 serta harus membayar denda sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp 445 miliar.

Man City bersalah karena terbukti "menggelembungkan pemasukan sponsor di dalam neraca keuangan mereka dan informasi titik impas yang diserahkan ke UEFA antara 2012 hingga 2016" oleh Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA (CFCB).

Karena kasus tersebut, saat ini Manchester City juga menghadapi hukuman lain dari The Football League (Badan Liga Inggris) berupa kemungkinan pengurangan poin dan ancaman degradasi seperti laporan yang dibuat oleh Independent.

The Citizen dinilai pantas mendapat hukuman dari liga karena mereka membuat laporan palsu yang diberikan ke UEFA, (laporan palsu yang sama) juga diberikan ke Premier League.

Jika Manchester City tetap dinyatakan bersalah oleh Liga karena hal tersebut (meski FFP di Liga Inggris lebih fleksibel), maka hukuman bagi City akan diberlakukan.

Halaman
123
Editor: ekoprasetyo
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved