Dishub Batanghari Bakal Pasang Puluhan Rambu Jalan dan Polisi Tidur Tahun Ini

Dinas Perhubungan Kabupaten Batanghari tahun ini akan menambah puluhan rambu lalu lintas di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari.

Dishub Batanghari Bakal Pasang Puluhan Rambu Jalan dan Polisi Tidur Tahun Ini 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dinas Perhubungan Kabupaten Batanghari tahun ini akan menambah puluhan rambu lalu lintas di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari.

Hal ini disampaikan oleh Kabid Keselamatan Lalu Lintas Dishub Kabupaten Batanghari, Dedi Susandi.

Dedi menyebutkan, tahun ini pihaknya bakal menambah rambu lalu lintas dan marka kejut atau polisi tidur di 56 titik. Dimana terdiri dari 45 titik rambu lalu lintas dan 11 titik marka kejut.

"Anggaran yang digunakan sekira Rp 160 juta lebih, terdiri dari Rp 120 juta untuk marka kejut dan Rp 45 juta rambu lalu lintas," ujarnya, Jumat (14/2).

Ia melanjutkan, untuk rambu lalu lintas akan dipasang di titik rawan kecelakaan guna memberikan peringatan.

PLN Sabak Janji Angkat Tiang Listrik dari Dalam Rumah Samsu

Sensus Penduduk Online Dimulai 15 Februari 2020, BPS Kota Jambi Turunkan 690 Petugas

"Dan marka kejut bakal dibangun di tempat-tempat umum dan keramaian seperti di dekat sekolah dan tempat ibadah," ujarnya lagi.

Selain pemasangan rambu dan pembangunan marka kejut, pihaknya juga akan melaksanakan beberapa kegiatan.

"Di antaranya pemasangan pagar keselamatan dan perawatan traffic light yang baru dan lama," jelasnya.

Belum lama ini, diberitakan bahwa seorang wanita berusia 55 tahun, warga Kelurahan Teratai Kabupaten Batanghari terjatuh dari sepeda motor. Lantaran terpeleset setelah menginjak polisi tidur yang baru dibuat oleh warga.

Korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat. Ia pun harus dirawat dan mendapat beberapa luka di tubuhnya.

Dedi menanggapi hal ini. Ia menjelaskan, bahwa marka kejut yang dibuat oleh masyarakat tanpa persetujuan dari pihak Dishub bisa membahayakan keselamatan pengendara.

Pasalnya, ada aturan yang mengatur mengenai pembuatan marka kejut atau polisi tidur.

"Pembuatan marka kejut harus sesuai standar dengan ketinggian 3 cm dan lebar 20 cm," tutup Dedi. (*)

Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved