Berita Muarojambi

Dana Bos Terlambat Cair, Kepala Sekolah di Muarojambi Ini Pakai Uang Pribadi Bantu Honorer

Dana Bos Terlambat Cair, Kepala Sekolah di Muarojambi Ini Pakai Uang Pribadi Bantu Honorer

Dana Bos Terlambat Cair, Kepala Sekolah di Muarojambi Ini Pakai Uang Pribadi Bantu Honorer
Tribunnews
ilustrasi 

Dana Bos Terlambat Cair, Kepala Sekolah di Muarojambi Ini Pakai Uang Pribadi Bantu Honorer 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI- Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Muarojambi tidak memungkiri jika sampai dengan saat ini masih ada kepala sekolah yang menalangi untuk menggaji guru atau staf honorer di sekolah.

Meskipun memang tidak sepenuhnya gaji honorer dibayarkan dengan jumlah yang sama dengan gaji mereka.

Ia menyebutkan bahwa keterlambatan ini merupakan sistem yang ada di pusat. Namun, ada juga sekolah yang tetap menunggu dana bos keluar.

Hal ini karena sebelum honorer bekerja sudah ada kesepakatan bahwa gaji berdasarkan dana bos yang turun.

Mendikbud Perbolehkan Dana BOS untuk Bayar Guru Honorer - Ini Syarat Penerima, Kepsek yang Atur Uang

Kabar Baik Bagi Guru Honorer, Kini Bisa Terima Gaji dengan Gunakan Dana BOS, Tapi Cuma 50 Persen

Kekesalan Gisel Pada Penyebar Video Syur Mirip Dirinya, Karena Harus Bolak-balik Diperiksa Polisi

"Keterlambatan dana bos itu sistem dari pemerintah pusat, untuk laporan itu tidak banyak. Memang ada sebagian kepala sekolah mencari dana, karena untuk menjaga kinerja guru yang ada. Tapi untuk mencari dana dimana kita tidak sampai ke situ," terangnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah MP 5 Muarojambi, Bustoni menyebutkan, memang beberapa kali dirinya harus membantu guru honorer atau staff nya yang mengeluh lantaran dana bos tidak kunjung cair.

Bahkan diungkapkan Bustoni, keterlambatan pencairan dana BOS bukanlah hal baru. Menurutnya, ini sudah menjadi rahasia umum, jika pencairan dana BOS selalu terlambat.

"Itu udah cerita lama (pencairan dana bos terlambat), kadang TW 1 cairnya sampai bulan empat. Adalah yang minjamkan, buat berobat atau apakan, ya kita kasih lah, pinjamin uang pribadi kita," sebut Bustoni.

"Paling Rp100 atau Rp200 dak banyak lah. Mereka juga untungnya ngerti kalau memang dana bos belum cair," pungkasnya

Dana Bos Terlambat Cair, Kepala Sekolah di Muarojambi Ini Pakai Uang Pribadi Bantu Honorer (Tribunjambi.com/Samsul Bahri)

Penulis: samsul
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved