Pertama di Indonesia, Kartu Pelanggan Gas ala Fasha Jadi Role Model Nasional

Lagi, inovasi dan pemikiran visioner yang lahir dari sosok Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menjadi "role model" percontohan skala nasional

Pertama di Indonesia, Kartu Pelanggan Gas ala Fasha Jadi Role Model Nasional
istimewa
Lagi, inovasi dan pemikiran visioner yang lahir dari sosok Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menjadi "role model" percontohan untuk skala nasional. 

Pertama di Indonesia, Kartu Pelanggan Gas ala Fasha Jadi Role Model Nasional

Fasha Presentasikan "Success Story" Pengaplikasian Kartu Pelanggan LPG di Bogor

BOGOR - Lagi, inovasi dan pemikiran visioner yang lahir dari sosok Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menjadi "role model" percontohan untuk skala nasional. Adalah kebijakan pro rakyat Wali Kota Fasha yang sukses menciptakan inovasi Kartu Pelanggan Gas LPG (Liquified Petroleum Gas) Bersubsidi bagi masyarakat Kota Jambi yang dikhususkan bagi masyarakat penerima manfaat gas bersubsidi dari pemerintah.

Keberhasilan dan efektivitas pemanfaatan kartu tersebut, ternyata diakui dan mendapat apresiasi secara nasional oleh pemerintah pusat, melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia.

Atas kiat sukses tersebut, Wali Kota Fasha didaulat menjadi narasumber utama dan satu-satunya yang berasal dari unsur kepala daerah untuk berbagi kiat sukses (best practice) dihadapan peserta yang berasal dari seluruh wilayah Indonesia.

Sambangi Singkut, Fasha Bekali Santri Ponpes Jiwa Entrepreneur, Bagikan Kursi Roda dan Bantu Masjid

Bagikan Kantong Belanja, Emak-emak Histeris Sambut Fasha, Ajak Warga Kerinci Diet Plastik

Bertempat di Swiss-Belhotel Bogor (12/2), Wali Kota Jambi dua periode itu memaparkan sejarah panjang permasalahan yang hampir sama terjadi di seluruh wilayah Indonesia, yaitu masyarakat yang ramai mengantri gas LPG, di tengah tidak terjadinya kelangkaan gas di daerah.

"Kartu Pelanggan Gas LPG bersubsidi lahir di tengah keprihatinan saya, melihat kondisi yang terjadi di tengah masyarakat. Terjadi antrian panjang di semua pangkalan gas di wilayah Kota Jambi. Di saat yang sama, kami bertanya kepada Pertamina apakah terjadi kelangkaan gas, ternyata stok pasokan tabung gas untuk Kota Jambi sangat cukup. Setelah kami dalami ternyata ada masalah yang kompleks dari hulu hingga hilir, ada indikasi permainan berbagai oknum dalam hal ini. Sebagai kepala daerah, kami tidak bisa membiarkan masalah ini terus terjadi. Masyarakat tidak boleh dikorbankan hanya untuk kepentingan oknum tertentu," jelas Fasha mengawali paparannya.

Lagi, inovasi dan pemikiran visioner yang lahir dari sosok Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menjadi
Lagi, inovasi dan pemikiran visioner yang lahir dari sosok Wali Kota Jambi Dr. H. Syarif Fasha, ME, menjadi "role model" percontohan untuk skala nasional. (istimewa)

Lebih lanjut, Fasha menjelaskan bahwa program inovasi Kartu Pelanggan Gas dapat berjalan dengan baik dikarenakan komitmen yang kuat dan hasil kerjasama serta bantuan berbagai pihak dalam mendukung upaya pro rakyat Pemkot Jambi tersebut.

"Kami memulai dengan niat yang tulus dan komitmen untuk berbuat yang terbaik bagi masyarakat. Kami bangun kordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, terutama pihak Pertamina. Kami betul-betul mengoptimalkan sumber daya kami. Lurah, RT, melaksanakan pendataan ulang dan verifikasi faktual masyarakat penerima yang betul-betul berhak. Usaha dan kerja keras kami berbuah manis. Semua berjalan dengan baik. Oknum pangkalan yang nakal diberi efek jera, dicabut izinnya, karena Pertamina backup kami, sehingga ini berjalan dengan baik. Kami juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta RT untuk memonitor dan membantu mengawasi. Pelaku usaha pun turut serta mensukseskan program ini melalui CSR. Mereka membantu mencetak kartu bagi masyarakat. Sehingga kami tidak menggunakan sepeserpun dana APBD untuk inovasi ini," tegas Fasha yang disambut tepuk tangan peserta Rakor tersebut.

Fasha pun mengungkapkan fakta menarik terkait pelaksanaan program ini, yaitu efisiensi penggunaan dan subsidi pemerintah yang dapat dipangkas.

Halaman
12
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved