Berita Jambi

Sempat Surut, Tinggi Muka Air Sungai Batanghari Kota Jambi Kembali Naik

Sempat surut, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Batanghari perlahan meningkat dalam tiga hari terakhir.

Sempat Surut, Tinggi Muka Air Sungai Batanghari Kota Jambi Kembali Naik
tribunjambi/samsul bahri
Ilustrasi. Seorang warga berada di bibir Sungai Batanghari melihat air Sungai Batanghari yang meluap, Minggu (22/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jambi Aryo Tondang

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Sempat surut, Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Batanghari perlahan meningkat dalam tiga hari terakhir.

Hal tersebut dibenarkan oleh Petugas Penjaga AWLR Kota Jambi, Sahrudin, pada Rabu (12/2/2020).

"Ketinggian terakhir di tanggal 10 kemarin itu 12,20 meter, meningkat jadi 12,25, meningkat lagi 12,30 meter, tanggal 11 kemarin sudah di ketinggian 12,35 meter dan per pagi ini sudah di ketinggian 12,55 meter," kata Sahrudin.

Dari pantauan Tribun pada Rabu (12/2) pukul 11.30 Wib,TMA Sungai Batanghari Kota Jambi sudah berada di ketinggian 12,60 meter.

Sahrudin mengatakan, peningkatan TMA Sungai Batanghari disebabkan, masih tingginya intensitas hujan di wilayah hulu Provinsi Jambi. Peningkatan tersebut akan berlangsung hingga lima hari ke depan.

VIDEO: Tradisi Pedang Pora Penyambutan Irjen Pol Firman Santyabudi, Kapolda Jambi yang Baru

BREAKING NEWS Truk Pengangkut Batu Bara Hajar Warga Penerokan hingga Tewas, Coba Kabur

Peneliti Asing Khawatir Nol Kasus Coronavirus di Indonesia, Ini Jawaban Menkes Terawan

Dalam prakiraan Sahrudin, puncak kiriman air dari hulu akan tiba dalam lima hari ke dapan. "Biasanya, kiriman dari Tembesi itu makan waktu sampai lima hari," tambahnya.

Untuk diketahui, air kiriman pertama dari hulu sudah tiba pada awal Februari 2020 kemarin, dan capai di ketinggian 13,85 meter dan pada posisi siaga 3. Dan hal serupa juga dimungkinkan akan terjadi dalam lima hari mendatang.

Sahrudin mengatakan, meski sudah memasuki siaga 3, kiriman air yang berasal dari hulu pada awal Februari kemarin, memang tidak bertahan lama, sehingga tidak terlalu berdampak pada wilayah yang berada di Kota Jambi.

"Kalau kiriman yang pertama itu, tidak lama, karena di laut dalam posisi surut, jadi dia cuman numpang lewat saja," katanya.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved