Berita Batanghari

8 Kecamatan Bermasalah di Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga, Batanghari Gelontorkan Rp 2,5 M

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari bakal menggelontorkan dana sekira Rp 2,5 miliar

8 Kecamatan Bermasalah di Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga, Batanghari Gelontorkan Rp 2,5 M
tribunjambi/abdullah usman
Ilustrasi. Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, proyek pembangunan Ipal komunal (toilet berbasis sanitasi) yang telah berjalan sejak tahun 2017 lalu, tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga. (foto November 2019) 

Pembuangan Air Limbah Rumah Tangga di Batanghari Masih Banyak yang Tak Lancar. Ini Rencana Dinas Perkim

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Rian Aidilfi Afriandi.

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari bakal menggelontorkan dana sekira Rp 2,5 miliar untuk pembangunan Intalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) rumah tangga di delapan kecamatan yang ada.

Rencana proyek tersebut tersebar di delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Batanghari, terinci dari pembangunan sarana dan prasarana sanitasi, pengolahan air limbah dan tangki septic komunal.

Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat (Perkim), Verry Ardiansyah menyebut, dana yang digelontorkan bersumber dari dua dana, yakni dana hibah pemkab sebesar Rp 1,8 miliar dan dana alokasi khusus (DAK) sebesar Rp 700 juta.

Pemkab Batanghari Berhasil Turunkan Jumlah Penduduk Miskin, Begini Caranya

Begini Penampakan Foto Suasana Tentara Thailand Tembaki Kuil dan Pusat Perbelanjaan, Warga Berlarian

Ia merinci, dana hibah dari pemkab nantinya akan digunakan untuk pembangunan sarpras sanitasi yang terdiri dari Kecamatan Muarabulian yakni di Kelurahan Teratai dan Malapari.

Kecamatan Muara Tembesi ada di Desa Rantau Kapas Tuo. Kecamatan Bajubang berada di Desa Bungku, Kecamatan Bathin XXIV di Desa Jeluti.

Kecamatan Pemayung ada di Desa Pulau, Kecamatan Mersam berada di Desa Sungai Puar. Lalu Kecamatan Maro Sebo Ulu ada di Sungai Ruan Ulu dan Kecamatan Maro Sebo Ilir ada di Desa Danau Embat.

Sementara, dana alokasi khusus sebesar Rp 700 juta bakal dibangun sarpras sanitasi dan tangki septic komunal yang berasa di Desa Sengkati Gedang Kecamatan Mersam dan Desa Tebing Tinggi Kecamatan Maro Sebo Ulu.

"Untuk pembangunan sanitasi yang ada di delapan kecamatan, masing-masing kecamatan dibangun 40 unit sanitasi," ujarnya saat dikonfirmasi.

Halaman
12
Penulis: Rian Aidilfi Afriandi
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved