Berita Jambi

Meski Harganya Murah, Daging Impor di Pasar Angso Duo Minim Peminat

Tidak semua penjual daging di Pasar Angso Duo menjual daging lokal. Sebagian pedangan juga menjual daging impor, dan bahkan ada juga daging lokal

Meski Harganya Murah, Daging Impor di Pasar Angso Duo Minim Peminat
Tribunjambi.com/Ade SW
Meski Harganya Murah, Daging Impor di Pasar Angso Duo Minim Peminat 

Meski Harganya Murah, Daging Impor di Pasar Angso Duo Minim Peminat

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Ade Setyawati

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tidak semua penjual daging di Pasar Angso Duo menjual daging lokal. Sebagian pedangan juga menjual daging impor, dan bahkan ada juga daging lokal yang di oplos dengan daging impor.

Meskipun daging impor lebih murah harganya dan kurangnya minat pembeli, tapi di Pasar Angso Duo masih ada yang menjual. Sebab, ada perbedaan harga antara daging lokal dan daging impor.

Perbedaan harga ini menjadikan penjual mendapatkan untung lebih besar dari pada menjual murni daging lokal.

Pengecer di Pasar Angso Duo menjual daging lokal dengan harga Rp.120 ribu per kilo dan harga daging impor Rp.90 ribu per kilo. Berbeda lagi dengan daging yang sudah di oplos.

Dituding Jual Bakso Pakai Daging Tikus Buat Omzet Bakso Sugeng Turun, Hasil Lab Murni Daging Sapi

Begini Nasib Pasar Tomohon yang Mirip Pasar Huanan Wuhan China yang Jual Daging Hewan Liar

Ramalan Zodiak 8 Februari 2020, Taurus Kehilangan Mood, Libra Jangan Siksa Diri dengan Kecemburuan

“Sudah terlampau banyak yang menjual daging impor di Jambi, dan penjual yang ngecer di Angso Duo,” jelas Edi Reza penjual daging Angso Duo.

“Daging yang Saharus nya tidak di jual disini tapi di jual disini, masyarakat harus lebih berhati-hati lagi kalo beli daging, pilih yang segar, Jangan hanya karena harga lebih murah, kesehatan juga dak murah,” tambah Edi Reza.

“Cara memilih daging itu, pertama pilih daging yang segar, kalau daging impor itu kan daging yang sudah dibekukan. Kedua aroma daging lokal itu khas aroma daging sapi dan warnanya juga merah," sebutnya.

"Kalau daging impor aroma dagingnya kurang sedap dan warna dagingnya tidak merah, tapi pucat dan juga kalau daging sapi lokal saharian pun di pasar tetap segar. Kalau daging impor digantung dipasar banyak air yang keluar dari daging, seperti daging gelondongan gitu dan dak lama, warna pun berubah,” tutup Edi Reza, menambahkan.

Meski Harganya Murah, Daging Impor di Pasar Angso Duo Minim Peminat (Tribunjambi.com/Ade Setyawati)

Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved