Wacana Pemulangan 600 WNI Eks ISIS ke Indonesia, Jokowi Katakan 'Tidak'

Rencana pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan ISIS ke Indonesia jadi perbincangan hangat.

Wacana Pemulangan 600 WNI Eks ISIS ke Indonesia, Jokowi Katakan 'Tidak'
Mirror
Ilustrasi ISIS 

Dikutip dari Kompas TV, Suhardi Alius juga menerangkan rencana pemulangan 600 WNI eks ISIS ini merupakan tugas yang sangat berat.

"Ada masukan-masukan tadi itu akan kami sampaikan pada forum apa yang harus kita lakukan, karena tidak mudah ya Mas Aiman," jelas Suhardi.

Suhardi juga menjelaskan pengalaman BNPT sebelumnya yang membutuhkan waktu tiga tahun untuk mereduksi remaja 14 tahun.

"Salah satu dari 18 orang tersebut anak kecil, tiga tahun baru bisa adaptasi dengan lingkungan. Begitu kerasnya begitu sulitnya. Bisa dibayangkan, ini berat bukan main-main," jelas Suhardi.

Gara-gara Disebut Maju di Pilkada Jakarta, Risma Dapat Hinaan Netizen di Media Sosial

Suhardi juga menjelaskan, saat ini gender tidak menjamin orang tersebut akan berubah menjadi teroris.

Suhardi mengibaratkan beberapa kasus bom bunuh diri yang juga melibatkan perempuan dan juga anak kecil.

"Perempuan pun lebih berat, lebih radikal daripada laki-laki, sudah banyak kasusnya," lanjut Suhardi.

Lebih lanjut Suhardi menegaskan jika tidak akan main-main terkait keputusan besar ini.

Pasalnya BNPT juga tidak akan membiarkan seluruh warga Indonesia terancam ikut terpapar radikalisme.

Simak video selengkapnya !

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved