Campus Zone
Berprestasi dalam Bermusik dan Akademik, Ini Sosok Hanna Marchyanti Andrianto
Penulis: Nurlailis | Editor: Deni Satria Budi
Berprestasi dalam Bermusik dan Akademik, Ini Sosok Hanna Marchyanti Andrianto
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Hanna Marchyanti Andrianto mendapatkan Silver Prize dalam ajang Yamaha Electone Fiesta 2019 Tingkat Nasional. Dara 13 tahun ini pada tahun sebelumnya juga mengikuti ajang yang sama namun belum berhasil meraih medali.
Pada saat lomba kemarin ia memainkan the door of the future. Adapun jumlah peserta di grup C usia 12-15 ada 18 orang.
Ia mengatakan persiapan untuk mengikuti lomba tersebut dari selama empat bulan yang dibimbing oleh gurunya, Edward. Iapun telah menekuni electone sejak kelas 1 SMP dan mulai belajar piano sejak kelas 2 SD.
“Dulu itu kan belum tau alat musik lainnya namun merasa tertarik aja dengan piano. Kenapa tertarik electone karena lebih asik aja dari piano. Di electone lebih cepat berkembangnya dan bedanya dengan piano di electone kita pakai rythm,” ungkapnya, Rabu (5/2/2020).
Pada saat ditingkat nasional ia merasa degdegan karena ada banyak pemain yang bagus. Namun menurutnya ia harus percaya bahwa penampilannya juga bagus.
Di Jambi pun ia pernah mendapatkan juara dan ditingkat Sumatera juga mendapatkan juara harapan di 2015 untuk lomba piano.
Saat ini ia sedang belajar untuk membuat lagu sendiri. Capaiannya didunia electone ia ingin mengikuti ajang tingkat internasional di Jepang dan bertemu dengan idolanya Saori Iwauchi dari Jepang.
Selain prestasi dalam dunia musik Hanna juga berprestasi dalam dunia akademik. Siswi kelas 3 SMP 7 Kota Jambi ini mendapatkan juara umum disekolahnya.
Selain menjadi juara dalam electone player iapun juga bercita-cita ingin menjadi dokter mengikuti jejak kedua orangtuanya.
Anak dari pasangan Budi Andrianto dan Septianti ini dalam sehari bisa 1-2 jam bermain piano atau electone setelah pulang sekolah dan malam setelah belajar. Menurutnya ia mendahulukan belajar agar pada saat bermain piano tidak memikirkan lagi tentang pelajaran.
“Meskipun udah lama belajar piano saya masih tetap latihan dan belajar piano karena kita kan ga tau batas kemampuan kita. Jadi memaksimalkan potensi yang ada dulu,” pungkasnya. (Tribunjambi.com/Nurlailis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/berprestasi-dalam-bermusik-dan-akademik-ini-sosok-hanna-marchyanti-andrianto.jpg)