Empat Kasus DBD Ditemukan di Kerinci, Dinas Kesehatan Akan Lakukan Pemusnahan Masal Jentik Nyamuk

Pada awal 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten menemukan empat kasus Deman Berdarah Dengue (DBD).

Istimewa
Ilustrasi nyamuk 

Empat Kasus DBD Ditemukan di Kerinci, Dinas Kesehatan Akan Lakukan Pemusnahan Masal Jentik Nyamuk

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Pada awal 2020, Dinas Kesehatan Kabupaten menemukan empat kasus Deman Berdarah Dengue (DBD).

Kasus tersebut terjadi di kecamatan Air Hangat Timur. Beruntung semua warga yang positif mengidap penyakit DBD tersebut sudah mendapatkan penanganan dari tim medis.

Kadis Kesehatan Kabupaten Kerinci, Harmendizal mengatakan sejak menemukan kasus DBD di Kabupaten Kerinci, pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan fogging atau pengasapan untuk membunuh penyebaran bintik-bintik nyamuk di lokasi ditemukan kasus DBD.

“Ya, kita telah melakukan fogging atau pengasapan di daerah yang kita temukan kasus DBD. Langkah ini kita ambil untuk membunuh penyebaran bintik-bintik nyamuk,” ungkap Harmendizal, Senin (03/02/2020).

2.000 Orang Terserang DBD di Jambi, Kota Jambi Paling Parah 11 Orang Meninggal

Bukan Hoax, Ini 3 Jenis Buah yang Dianjurkan Untuk Dikonsumsi Bagi Penderita DBD

Contoh DKI Jakarta Tapi Punya Mobil Derek, Dishub Kota Jambi Melempem Hadapi Pelanggar Lalu Lintas

Disamping itu, dirinya meminta kepada masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih di lingkungan tempat tinggal. Apa lagi sekarang ini memasuki musim hujan, dan sangat berpengaruh dengan perkembangan nyamuk.

“Saya meminta kepada masyarakat untuk selalu hidup sehat dan bersih, menutup rapat-rapat tempat air sebagai tempat perkembangan nyamuk serta membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal,” sambung Harmendizal.

Lebih lanjut Harmendizal, ke depannya pihak dinas kesehatan berencana akan melakukan pemusnahan secara massal jentik-jentik nyamuk.(*)

Penulis: heru
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved