Travel Jambi

TRAVEL JAMBI Sebanyak 300 Lebih Jenis Anggrek Dibudidayakan di Desa Jambi Tulo, di Lahan 3,5 Hektare

Angrek menjadi satu tanaman yang terbilang cukup langka untuk tumbuh di tengah habitatnya di hutan yang sedikit.

TRAVEL JAMBI Sebanyak 300 Lebih Jenis Anggrek Dibudidayakan di Desa Jambi Tulo, di Lahan 3,5 Hektare
tribunjambi/samsul bahri
Seorang pengunjung yang datang melihat tanaman anggrek yang dibudidayakan oleh komunitas gerakan Muarojambi Bersakat di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi. 

Sebanyak 300 Lebih Jenis Anggrek Dibudidayakan di Desa Jambi Tulo, di Lahan 3,5 Hektare

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Angrek menjadi satu tanaman yang terbilang cukup langka untuk tumbuh di tengah habitatnya di hutan yang sedikit.

Kebakaran Hutan dan Lahan juga turut membinasakan habitatnya, seperti halnya di daerah Kabupaten Muarojambi.

Sebuah Komunitas Gerakan Muaro Jambi Bersakat yang diketuai oleh Adi Ismanto ini mulai membudidayakan anggrek.

Hal ini lantaran habitat tanaman anggrek yang alami tumbuh di tiga desa di Kecamatan Muaro Sebo yakni Desa Jambi Tulo, Desa Mudung Darat dan Desa Bakung habis terbakar pada tahun 2015 silam.

Saat ini dirinya bersama anggotanya telah berhasil membudidayakan lebih dari 300 buah anggrek dengan banyak macam jenisnya.

Adi Ismanto, Ketua Komunitas Muaro Jambi Bersakat
Adi Ismanto, Ketua Komunitas Muaro Jambi Bersakat (tribunjambi/samsul bahri)

Kata Adi, upaya untuk melestarikan anggrek ini juga mendapat dukungan dari beberapa komunitas dan orang-orang yang masih perduli terhadap keberlangsungan hidup anggrek.

TRAVEL JAMBI Sejarah 57 Tahun Berdirinya Warung Amuk, Warkop Legendaris di Batanghari

Hasil Razia Polres Muarojambi di Mendalo Darat, Satu Jam 63 Pengendara Terjaring

VIDEO: Ketegangan Dini Hari Dalam Kafe di Jambi, FPI Pertanyakan Izin, Ternyata sudah Ada

"Awalnya ya kita punya target untuk melestarikan 1.001 anggrek, dan ini terus kita kejar. Kalo kita sendiri tentu tidak sangup, dan alhamdulilah sejak 2013 sampai sekarang ada yang juga peduli dengan anggrek," terangnya

Terhadap upaya ini juga kata Adi, beberapa waktu lalu lokasi budidaya yang dekat dengan rumahnya yang berada di Desa Jambi Tulo, Kecamatan Marosebo, Kabupaten Muarojambi juga mendapat dukungan dari Kementerian.

Halaman
12
Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved