Breaking News:

Kasus Stunting Meluas, Empat Kabupaten Ini Jadi Lokus Utama Penanganan Stunting di Jambi

Tahun 2020 ini lokus penanganan stunting (Kerdil) di Provinsi Jambi bertambah menjadi 4 Kabupaten/Kota.

Penulis: Zulkipli | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Zulkifli
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Samsiran Halim. 

Kasus Stunting Meluas, Empat Kabupaten Ini Jadi Lokus Utama Penanganan Stunting di Jambi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tahun 2020 ini lokus penanganan stunting (Kerdil) di Provinsi Jambi bertambah menjadi 4 Kabupaten/Kota. Di mana pada tahun lalu hanya ada di dua Kabupaten.

Keempat daerah lokus itu adalah di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat, Merangin dan Kabupaten Kerinci.

Masuknya Kabupaten Tanjabtim dan Tanjung Jabung Barat dalam lokus stunting cukup mengejutkan, padahal daerah tersebut merupakan daerah produksi ikan, yang merupakan sumber protein.

"Tahun ini naik di sana, padahal daerah ikan. Tapikan penyebab stunting itu bukan hanya kurang protein, tapi energi juga," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Samsiran Halim, saat dikonfirmasi Tribunjambi.com.

Pulihkan Aktivitas Sehari-hari dengan Okupasi Terapi

Apa Sebenarnya yang Jadi Penyebab Munculnya Virus Corona? Penyakit yang Mirip Seperti SARS?

VIDEO: VIRAL Jasad Diletakkan di Lantai, Rumah Sakit China Penuh Pasien Terjangkit Virus Corona

Untuk daerah yang jadi lokus penangan stunting, dijelaskan Samsiran, akan dilakukan intervensi dengan pemberian makanan tambahan (PMT) untuk ibu hamil.

"Jadi seluruh ibu hamil yang kekurangan energi kloris, kita akan berikan PMT," sebut Samsiran.

Untuk penangan stunting di daerah lokus ini, juga akan disuport dengan Dana Desa, seperti yang diungkapan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindangan Anak dan Pengendalian Penduduk Provinsi Jambi Luthpiah.

Kata Luthpiah, melalui Dana Desa dan pendamping, harus melihat dulu apa penyebab stunting ini, padahal diketahui daerah yang ditetapkan menjadi lokus merupakan daerah mengahasil ikan, yang seharusnya energi protein sudah terpenuhi.

"Ini yang harus suport melalui Dana Desa, baik itu fasiitas Posyandunya, maupun tenaga tenaga kesehatanya, yang bisa berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan. Supaya masalah stunting ini bisa selsai di Provinsi Jambi," jelas Luthpiah.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved