Raja dan Ratu Keraton Sejagat Waras, Tak Terganggu Jiwa, Polisi: "Mereka Sadar dan Mengerti"

Iskandar menyebut, Totok Santoso dan Fanni sengaja menyiarkan berita bohong pada masyarakat.

Kolase Tribunnews.com/Tangkap layar channel YouTube KompasTV
Polisi menyebut Raja dan ratu palsu, Totok Santoso Hadiningrat dan Fanni Aminadia tidak memiliki gangguan jiwa. 

Raja dan Ratu Keraton Sejagat Tak Miliki Gangguan Jiwa, Polisi: "Mereka Sadar dan Mengerti"

TRIBUNJAMBI.COM-Raja dan ratu palsu, Totok Santoso Hadiningrat dan Fanni Aminadia dinyatakan tidak memiliki gangguan jiwa.

Mereka adalah pendiri Keraton Agung Sejagat di Purworejo yang mendeklarasikan keberadaannya pada Selasa (14/1/2020) lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna mengatakan, keduanya dalam kondisi yang sehat, jasmani maupun rohani.

Sehingga, Iskandar menyebut, raja dan ratu Keraton Agung Sejagat dalam keadaan sadar dan mengerti saat mendirikan keraton barunya.

Ia menyebut, hasil pemeriksaan itu sebagai bukti pendukung atas kasus dugaan penipuan terhadap para pengikut Keraton Agung Sejagat.

"Mereka membuat perencanaan Keraton Agung Sejagat itu dengan keadaan sadar dan mengerti," ujar Iskandar di Polda Jateng, Kamis (23/1/2020), dikutip dari Kompas.com.

"Artinya mereka tidak memiliki gangguan jiwa. Ini sudah cukup menjadi bukti pendukung dari keterangan saksi," jelasnya.

Viral, Empat Siswi di Bogor Saling Gebuk, Psikolog Ungkap Penyebab dan Peran Orangtua

GENDONG Jasad Anaknya Pulang karena Tak Mampu Sewa Ambulans, Bupati Kisahkan Pengalaman Getirnya

Lihat Penggalan Video Vina Garut di Sidang, Kondisi VA Langsung Drop,Terungkap Alasan Bikin

Lalu, menurut Iskandar, Totok dan Fanni telah merencanakan penipuan tersebut sejak 2018 silam.

Ia menyebut, keduanya berencana mendirikan keratonnya di Purworejo saja dan membuat cabang di daerah lain.

Halaman
123
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved