Properti
Pertumbuhan di Kawasan Jaluko - Mendalo, dari Gerai Batik hingga Kedai Kopi
Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Muarojambi, Nur Subiantoro menyebutkan perkembangan
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Muarojambi, Nur Subiantoro menyebutkan perkembangan Kawasan Jaluko menjadi perhatian banyak kalangan.
"Tidak hanya sektor pendidikan, sektor perumahan juga semakin berkembang. Banyak perumahan tumbuh dengan semakin padatnya penduduk yang ada. Sektor pendidikan juga memicu berkembangnya perumahan dan sektor-sektor lainnya," ujarnya.
Di sektor lain seperti UMKM juga mulai berkembang dan mulai menunjukkan produk-produk olahannya. Selain itu, dengan adanya Sanggar Batik Putri Pinang Masak diharapkan juga mampu menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pengerajin batik di Muarojambi.
"UMKM ini yang kita rangkul, untuk batik juga akan kita kembangkan lagi. Karena batik kita memang memiliki potensi, bahkan atas saran ibu bupati, kita rencanakan setiap persimpangan ada semacam gerai batik," terangnya.
Lebih lanjut kata Nur, kehadiran Perumahan Citra Rayacity juga mendukung terhadap UMKM di Kabupaten Muarojambi. Beberapa event yang diadakan oleh pihak Citra Rayacity juga melibatkan Dinas Koperindag Kabupaten Muarojambi.
"Event-event mereka juga ada kerjasama dengan kita, kita ikut untuk pemasaran hasil-hasil olahan UMKM kita. Jadi memang strategis untuk wilayah Jaluko, dan kita yakini juga pertumbuhannya akan semakin cepat, apalagi ini kan daerah penyangga Kota Jambi," katanya.
Program kedepan, pihaknya juga akan mencoba untuk menyewa salah satu kios yang ada di Citra Rayacity untuk nantinya direncanakan menjadi outlet atau gerai sentra batik khas Muarojambi. Di samping nantinya juga didukung dengan produk-produk hasil olahan UMKM.
"Kita sudah komunikasikan melalui telepon baru, bagaimana kita menyewa salah satu ruko untuk membuat gerai atau rumah tenun tapi masih kami kaji," sebutnya.
Sementara itu, pertumbuhan penduduk di kawasan Jaluko nantinya pihak Koperindag juga akan berkomunikasi dengan Ketua Asosiasi UMKM Kabupaten Muarojambi untuk membuat gerai kopi. Meskipun Kabupaten Muarojambi bukan sentra penghasil kopi, namun kata Nur masyarakat Muarojambi banyak menjadi perajin kopi.
"Dengan adanya keramaian di daerah Jaluko, kita komunikasikan dengan ketua Asosiasi baik mereka kerjasama atau secara mandiri misalnya untuk pembuatan kedai kopi. Kita banyak pengerajin kopi di antaranya Kopi Riski, Kopi Kajanglako, dan kedepan kita upayakan untuk membuat Kedai Kopi," terangnya.
"Nantinya kita sandingkan dengan menjajakan batik, hasil produk UMKM-UMKM di Muarojambi. Jadi ini upaya untuk pemasaran juga selain dengan ikuti event-event," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/motif-batik-baru-dari-mendalo-darat-yang-dibuat-oleh-sanggar-batik-putri-pinang-masak.jpg)