Curah Hujan Tinggi, Dusun Bedaro Bungo Mulai Kebanjiran

Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah daerah di Kabupaten Bungo tergenang banjir.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Teguh Suprayitno
ist
Dusun Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII mulai tergenang banjir. 

Curah Hujan Tinggi, Dusun Bedaro Bungo Mulai Kebanjiran

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat sejumlah daerah di Kabupaten Bungo tergenang banjir, Selasa (21/1/2020). Satu di antara daerah yang tergenang adalah Dusun Bedaro, Kecamatan Muko-muko Bathin VII.

Tohirin selaku Kepala Desa Bedaro menyebutkan, ada sekitar 313 kepala keluarga (KK) di sana yang terdampak banjir. Selain menggenangi rumah, banjir juga menggenangi jalan di Dusun Bedaro. Akibatbya, akses transportasi darat terhambat.

Menurut Tohirin, banjir ini sudah menjadi langganan tiap tahunnya. Pada banjir kali ini, ada tiga titik yang terdampak.

"Ada tiga kampung terendam banjir di Dusun Bedaro, yakni Kampung Bedaro Ilir, Kampung Bedaro Ulu, dan Kampung Bedaro Seberang," katanya.

Dari keterangannya, banjir kali ini mencapai paha orang dewasa.

Kronologi Penemuan Jasad Warga Dusun Pauh Agung yang Hanyut di Sungai Batang Tebo

Dua Kali Ditabrak Tongkang, Warga Was-was Melintasi Jembatan Muara Sabak Tanjab Timur

Lagi Asyik Nongkrong, Pasangan Remaja di Merangin Jadi Korban Begal

Untuk mengantisipasi penyakit yang muncul akibat banjir, dia menyebut pihaknya sudah memiliki tim kesehatan yang siap siaga setiap saat. Sebab, menurutnya, biasanya banjir berdampak pada penyakit kulit.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Kesatuan Bangsa dan Politik (BPBD Kesabangpol) Kabupaten Bungo, Tobroni Yusuf mengatakan, ada tiga kecamatan yang terdampak banjir.

"Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Bathin III Ulu, Rantau Pandan, dan Muko-muko Bathin VII," katanya.

Mendapatkan informasi itu, pihaknya langsung tanggap dengan menurunkan personel dan perahu karet untuk mengevakuasi warga. Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan Puskesmas setempat.

Dari informasi yang dia terima, air mulai naik dan menggenangi kawasan pemukiman warga sejak subuh. Dari perkiraanya, air tersebut merupakan kiriman dari hulu Sungai Batang Bungo.

Air menggenangi pemukiman warga hingga setinggi lutut orang dewasa. Sejumlah warga mewanti-wanti jika hujan terus mengguyur. Sebab, Sungai Batang Bungo yang juga mengalir di desa itu berpotensi meluap.

Informasi terakhir yang Tribunjambi.com peroleh, air masih menggenang di beberapa titik hingga Selasa petang.
Tobroni mengingatkan, agar masyarakat selalu waspada akan musibah banjir, terutama warga yang tinggal di bantaran sungai. Selain itu, dia juga berpesan agar warga mengurangi aktivitas di tepi sungai ketika hujan deras mulai mengguyur.

"Masyarakat harus lebih waspada terhadap bencana banjir dan tanah longsor ketika musim hujan . Beberapa hari terakhir curah hujan di wilayah Bungo cukup tinggi,” terangnya.

Dia berharap, persoalan banjir di Kabupaten Bungo segera dapat ditangani dan segera surut.
(Tribunjambi.com/Mareza Sutan A J)

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved