Berita Muarojambi

Ratusan Pengusaha Air Minum Isi Ulang di Muarojambi Diimbau Uji Lab, Kesadaran Dinilai Rendah

Dari 274 pelaku usaha air minum isi ulang yang dikeluarkan izin rekomendasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi, hanya 20 persennya yang rutin

Ratusan Pengusaha Air Minum Isi Ulang di Muarojambi Diimbau Uji Lab, Kesadaran Dinilai Rendah
tribunjambi/samsul bahri
Aisyah, pemilik usaha air minum isi ulang di Desa Bukit Baling sedang mengisi air isi ulang pada galon air minum. (Januari 2020). 

Dinas Imbau Pelaku Usaha Air Minum Isi Ulang di Muarojambi Untuk Uji Lab, Kesadaran Dinilai Rendah

Laporan Wartawan Tribun Jambi Samsul Bahri

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Dari 274 pelaku usaha air minum isi ulang yang dikeluarkan izin rekomendasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi, hanya 20 persennya yang rutin melakukan pemeriksaan kembali kualitas air ke Laboratorium Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi.

Hal ini diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Muarojambi, Yes Isman. Ia menyebutkan bahwa kesadaran pemilik usaha air minum isi ulang di Kabupaten Muarojambi untuk memeriksakan kembali kualitas air ke laboratorium masih rendah.

"Pemeriksaan air secara berkala penting dilakukan, minimal itu enam bulan sekali untuk memastikan tidak adanya bakteri berbahaya di dalam air isi ulang yang dijual," sebutnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Yes Isman bahwa pemilik usaha air minum isi ulang di Kabupaten Muarojambi sebagian besar malas untuk kembali melakukan uji air yang dijualnya ke Lab.

Modal Rp 150 Ribu, Warkop Ini Sediakan Banyak Wanita Cantik Berumur 19 Tahun, Langsung Ditawarkan

Bangun Masjid, Warga Muaro Panco Barat Sumbangkan Buah Durian, Diborong ke Pekanbaru

VIDEO: Viral, Polemik Brosur Malam Valentine Day di Muarojambi, Camat Sekernan Klarifikasi

Katanya, uji laboratorium dilakukan hanya pada saat meminta izin rekomendasi dari dinkes untuk perizinan usaha.

"Kalau rekomendasi dikeluarkan karena kita sudah cek di uji air yang menyatakan air tidak mengadung bakteri berbahaya seperti E Coli maupun logam berat, sudah itu sudahlah. Jarang mereka lakukan pengecekan lagi seterusnya," ungkap Yes Isman.

Disampaikan oleh Yes Isman, pentingnya pengecekan secara berkala tersebut guna memastikan air isi ulang tersebut steril dan terhindar dari bakteri seperti E Coli ataupun logam berat. Karena dengan adanya E Coli atau logam berat artinya air isi ulang tersebut tidak layak untuk diminum.

"Tentu ini menimbulkan berbagai penyakit, maka dari itu memang minimal enam bulan sekali pelaku usaha wajib untuk melakukan tes lab untuk memastikan air isi ulang dalam keadaan steril dan tidak tercemar bakteri," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: samsul
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved