Berita Bungo

Diduga Palsukan Ijazah, Rio Sungai Mengkuang Jalani Sidang Perdana

Terdakwa perkara dugaan pemalsuan dokumen, Armiadi akhirnya mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Muara Bungo

Diduga Palsukan Ijazah, Rio Sungai Mengkuang Jalani Sidang Perdana
tribunnews
ilustrasi. Dugaan Pemalsuan Ijazah, Rio Sungai Mengkuang Jalani Sidang Perdana 

Dugaan Pemalsuan Ijazah, Rio Sungai Mengkuang Jalani Sidang Perdana

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Terdakwa perkara dugaan pemalsuan dokumen, Armiadi akhirnya mengikuti sidang perdana di Pengadilan Negeri (PN) Muara Bungo, Kamis (16/1/2020) lalu.

Sidang yang dipimpin hakim ketua Agung Sutomo Thoba itu beragendakan pembacaan dakwaan dari jaksa penuntut umum Kejari Bungo, Yupran Susanto.

Dalam dakwaannya, Yupran menyebut Armiadi telah menggunakan ijazah, sertifikat kompetensi, gelar akademik, profesi, dan/atau vokasi yang terbukti palsu.

Tindakan itu diduga dilakukan pada tanggal 1 April 2015 sampai dengan tanggal 26 Agustus 2016 di Kantor Desa (tempat pendaftaran) Sungai Mengkuang, di Dusun Sungai Mengkuang, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo.

Dua Oknum Wartawan Ditangkap Polisi, Diduga Peras Pengusaha Bungo

Gisella Anastasia dan Gading Marten CLBK? Kepergok Tampil Serasi Nuansa Cokelat Saat Ultah Gempi!

Ratusan Pengusaha Air Minum Isi Ulang di Muarojambi Diimbau Uji Lab, Kesadaran Dinilai Rendah

"Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 264 ayat (2) KUHPidana, atau pasal 263 ayat (2) KUHPidana, atau pasal 69 ayat (1) UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional," kata JPU Kejaksaan Negeri Bungo dalam dakwaannya.

Dalam perkara yang juga diadili hakim anggota Ade Irma Susanti dan Rizal Firmansyah ini, terdakwa melalui penasihat hukumnya tidak menyampaikan eksepsi.

PH terdakwa Zainal Arifin dan Suwandi bersedia jika perkara itu akan masuk ke tahap pembuktian dalam sidang yang akan datang.

"Oleh karena itu, dalam sidang yang akan datang, majelis hakim memerintahkan jaksa untuk menghadirkan saksi-saksi," kata hakim ketua.

Untuk diketahui, Armiadi diduga melakukan pemalsuan ijazah paket yang mengantarkannya duduk sebagai datuk rio (kepala desa) Sungai Mengkuang pada 2016 lalu.

Ijazah yang diterbitkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo itu digunakan dalam pencalonan pemilihan rio (Pilrio) Dusun Sungai Mengkuang pada 2015. (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

VIDEO: Jakarta Banjir Lagi, Sebagian Terendam

FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:

.

Penulis: Mareza
Editor: nani
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved