Campus Zone

Mapala Kalpatriks Jadi Wadah Mahasiswa Pecinta Alam di Unaja

Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) selalu ada ditiap kampus sebagai penyalur minat mahasiswa untuk menjaga alam.

Mapala Kalpatriks Jadi Wadah Mahasiswa Pecinta Alam di Unaja
IST
Mapala Kalpatriks Jadi Wadah Mahasiswa Pecinta Alam di Unaja

Mapala Kalpatriks Jadi Wadah Mahasiswa Pecinta Alam di Unaja

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) selalu ada ditiap kampus sebagai penyalur minat mahasiswa untuk menjaga alam.

Sama halnya dengan Universitas Adiwangsa Jambi (Unaja) yang memiliki Mapala Kalpatriks.

Ketua umum Mapala Kalpatriks, Heri Ramadani mengatakan, nama Kalpatriks diambil dari Bahasa Yunani yaitu kalpareksa yang artinya pohon kehidupan.

"Kita sebagai organisasi harapannya bukan hanya sekedar hobi tapi juga ingin selalu ada kader yang memberikan kehidupan dan berguna untuk sekitar," ungkapnya, Rabu (15/1/2020).

Mapala Kalpatriks dalam suatu kegiatan
Mapala Kalpatriks dalam suatu kegiatan (IST)

Ia menceritakan mapala di Unaja sudah ada sejak 2017 namun pada saat itu belum ada kepengurusan. Mapala kalpartiks sendiri terbentuk pada 2018 dan didirikan oleh enam orang.

Selama lebih dari satu tahun berdiri ini sudah mengadakan beberapa kegiatan. Seperti diklatsar untuk mahasiswa yang ingin bergabung di Mapala Kalpatriks.

"Jadi untuk yang mau masuk itu prosesnya panjang. Mulai dari calon anggota, mengikuti diklatsar. Setelahnha jadi anggota muda, mengikuti ekspedisi sekretariat, ekspedisi ke gunung," jelasnya.

Ada lima divisi di Mapala Kalpatriks yaitu mountanaring, panjat tebing, goa, arung jeram dan konservasi. Sampai saat ini yang baru terlaksana di climbing dan mountainaring. Kedepannya akan ada kegiatan penghijauan atau penanaman mangrove.

Mountanaring jadi agenda tahunan di Mapala Kalpatriks. Sejauh ini sudah melakukan pendakian ke gunung kerinci, gunung tujuh, gunung masurai dan gunung dempo.

Diklatsar biasanya diadakan di hutan bagan pete. Sejauh ini jumlah anggota ada angkatan pertama 6 orang dan kedua 18 orang.

Foto bersama Mapala Kalpatriks dalam suatu kegiatan
Foto bersama Mapala Kalpatriks dalam suatu kegiatan (IST)

Dalam waktu dekat juga kemungkinan ada materi lanjutan untuk navigasi dan survival. Menurutnya kedua hal itu ilmu untuk bertahan hidup di hutan.

Pemateri biasanya dari wanadri atau dari Mapala kampus lain. Kegiatan gabungan dengan Mapala kampus lain juga pernah Ada dilakukan yaitu aksi bersih gunung Kerinci.

Anggota kalpartiks juga mengirim tiga relawan pada saat pencarian orang hilang di gunung dempo. "Untuk jadi relawan ini kita mengajukan diri untuk ikut membantu pencarian," ujarnya.

Mapala Kalpatriks Jadi Wadah Mahasiswa Pecinta Alam di Unaja (Tribunjambi.com/Nurlailis)

Penulis: Nurlailis
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved