Jadi Korban Pelaku Pembunuhan di Bungo, Robi Ajukan Restitusi Rp145 Juta Akibat Kritis

Robi mengaku kehilangan kekayaan atau penghasilan sejumlah Rp 145 juta dan menuntut pengembalian kepada terdakwa Wardi.

Jadi Korban Pelaku Pembunuhan di Bungo, Robi Ajukan Restitusi Rp145 Juta Akibat Kritis
Tribunjambi/Mareza
Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Bungo, Nofry Hardi. 

Jadi Korban Pelaku Pembunuhan di Bungo, Robi Ajukan Restitusi Rp145 Juta Akibat Kritis

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Jaksa penuntut umum Kejaksaan Negeri Bungo, Nofry Hardi menyampaikan permohonan restitusi dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dalam sidang perkara tindak pidana pembunuhan atas terdakwa Wardi, Selasa (14/1/2020).

Permohonan restitusi tersebut diajukan oleh Robi Suwandi berdasarkan nomor: R-1108/5.1.HSHP/LPSK/12/2019 yang menjadi korban Wardi.

"Permohonan ini kami terima tanggal 19 Desember 2019 lalu, dan disampaikan di persidangan tadi," kata Nofry, saat dikonfirmasi usai persidangan.

Dia menjelaskan, permohonan restitusi yang diajukan pihak korban adalah penggantian biaya pengobatan medis senilai Rp 145.017.182. Korban mengaku kehilangan kekayaan atau penghasilan sejumlah tersebut dan menuntut pengembalian kepada terdakwa.

Jasad Diperkirakan Muncul Pukul 15.00, Basarnas Terus Cari Zulfan yang Tenggelam di WFC Tungkal

Harga Cabai Kembali Berubah, Daftar Harga Sembako di Jambi Hari Ini 15 Januari 2020

Promo Honda di Tahun 2020, Harga Spesial untuk New Honda Vario 125 dan 150 cc

"Dalam hal ini, kami sebagai penuntut umum menyampaikan hak korban yang diajukannya, di persidangan. Korban merasa, ada hak-hak korban yang belum dipenuhi oleh terdakwa," terangnya.

Menurut Nofry, restitusi dalam perkara pidana cukup jarang terjadi. Dia mengaku, restitusi ini merupakan kali pertama yang dia temui di Provinsi Jambi.

Untuk diketahui, Robi merupakan satu di antara korban yang sempat mengalami kritis akibat luka yang disebabkan benda tajam yang dilayangkan Wardi secara membabi buta ke bagian kepalanya. Selain Robi, terdakwa juga membunuh ayahnya, Zulkifli.

Kejadian itu terjadi di Dusun Seberang Jaya, Kecamatan Bathin II Pelayang, Kabupaten Bungo, Senin (5/8/2019) lalu.

Jaksa mendakwa Wardi dengan pasal 340 KUHPidana Jo pasal 338 KUHPidana Jo pasal 170 ayat (2) ke-2 dan ke-3 KUHPidana Jo pasal 365 (4) KUHPidana.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved