Natuna

Terungkap Percakapan TNI AL dan Coast Guard China di Tengah Laut, Digertak Balik Nantang

Melalui alat komunikasi di kapal, petugas di kapal TNI AL memperingatkan kapal Coast Guard China agar memerintah kapal-kapal ikannya untuk keluar ZEE

Terungkap Percakapan TNI AL dan Coast Guard China di Tengah Laut, Digertak Balik Nantang
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
VIDEO : Jokowi Pulang, Nelayan China Kembali Banjiri Perairan Natuna dengan Kapal Pukat Harimau 

Terungkap Percakapan TNI AL dan Coast Guard China di Tengah Laut, Digertak Balik Nantang

TRIBUNJAMBI.COM-Meski pejabat Kementerian Luar Negeri China menyatakan bakal menyelesaikan persoalan perairan Natuna secara damai, kapal-kapal ikan China masih nekat berkeliaran di Natuna.

Kapal-kapal China itu dikawal oleh kapal penjaga pantai atau Coast Guard China. 

Tak hanya nekat mengambil ikan di Natuna, saat diminta oleh keluar oleh petugas kapal TNI AL Indonesia, petugas kapal China menyatakan ogah keluar dan merasa suah berada di wilayah perairan China.

Hal itu terjadi saat kapal TNI AL melakukan pengusiran terhadap kapal China pada Sabtu (11/1/2020). 

Melalui alat komunikasi di kapal, petugas di kapal TNI AL memperingatkan kapal Coast Guard China agar memerintah kapal-kapal ikannya untuk keluar dari wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. 

Petugas TNI AL peringatkan kapal China melalui alat komunikasi
Petugas TNI AL peringatkan kapal China melalui alat komunikasi (Tangkap layar KompasTV)

Petugas TNI AL menegaskan operasional kapal di ZEE Indonesia merupakan bentuk perbuatan ilegal. 

Harun Masiku Buronan KPK, Ini Alasan Kenapa Singapura Surga Buronan Asal Indonesia

Download Lagu MP3 Dangdut Koplo Nella Kharisma dan Lagu Terbaru 2020, Lengkap

Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku Kabur ke Singapura, KPK Kecolongan, Ini Kata Ali Fikri

"Kapal nelayan Anda beroperasi di perairan Indonesia secara ilegal. Anda melanggar Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia."

"Perintahkan kapal nelayan Anda untuk meninggalkan wilayah ini segera."

"Saya ulangi, perintahkan kapal nelayan Anda untuk meninggalkan wilayah ini segera."

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved