Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku Kabur ke Singapura, KPK Kecolongan, Ini Kata Ali Fikri

Caleg PDIP Harun Masiku telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku Kabur ke Singapura, KPK Kecolongan, Ini Kata Ali Fikri
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri 

Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku Kabur ke Singapura, KPK Kecolongan, Ini Kata Ali Fikri

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Caleg PDIP Harun Masiku telah ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Namun ia keburu telah meninggalkan Indonesia dengan menggunakan pesawat dari Bandara Soekarno-Hatta sejak 6 Januari 2020.

Dengan demikian, Harun Masiku telah berada di Singapura dua hari sebelum KPK melancarkan operasi tangkap tangan dan menangkap Wahyu Setiawan serta tujuh orang lainnya pada Rabu (8/1/2020).

"Kami tidak melihatnya dari sisi itu (kecolongan)," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Firki di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (13/1/2020).

Ali mengatakan, dalam rangkaian OTT, KPK tidak hanya mengandalkan penyadapan.

Nyaris Jadi Korban Reynhard Sinaga Gara-gara Mau Pinjam Charger, Dua Kali Ditawari Minum

Waspada Hujan Petir Prakiraan Cuaca Hari Ini Selasa (14/1) dari BMKG, Begini Kondisinya

Heboh Kerajaan Agung Sejagat (KAS) di Purworejo, Janji 500 Tahun Runtuhnya Majapahit pada 1518

Terdapat sejumlah kegiatan dan strategi lain yang dilakukan tim KPK.

Ali mengklaim, kaburnya Harun ke Singapura telah diantisipasi KPK sebelumnya.

"Tentu ada pertimbangan-pertimbangan strategis dari penyidik bagaimana kemudian bisa menyikapi adanya hal-hal itu. Kami sudah mengantisipasinya," katanya.

Meski demikian, Ali Fikri mengakui baru mengetahui keberadan Harun di Singapura dari pernyataan Ditjen Imigrasi hari ini.

Halaman
1234
Editor: nani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved