Berita Selebritis
Justin Bieber Menderita Lyme Disease, Penyakit yang Disebabkan Kutu
Setelah Justin Bieber mengumumkan penyakitnya, lyme disease menjadi populer dan menjadi perhatian banyak orang.
Justin Bieber Menderita Lyme Disease, Penyakit yang Disebabkan Kutu
TRIBUNJAMBI.COM - Ternyata Justin Bieber menderita sakit lyme disease.
Setelah Justin Bieber mengumumkan penyakitnya, lyme disease menjadi populer dan menjadi perhatian banyak orang.
• Sempat Berhenti Bermedia Sosial, Ini Cara Selena Gomez Tanggapi Komentar jahat Netizen
• Derita Lupus, di Bully Netizen Karena Berat Badan, Ini Reaksi Selena Gomez: Posting Foto Lalu Pergi
• BREAKING NEWS Jadwal Pertandingan Gubernur Cup 2020 Hari Ini Jumat (20/1), Laga Panas
Bieber mengungkapkan dampak yang ditimbulkan dari penyakit ini terhadap tubuh cukup serius.
Di antaranya dapat memengaruhi kulit, fungsi otak, energi hingga kesehatan secara menyeluruh.
Penyakit lyme disease, melansir Medical News Today, merupakan penyakit yang disebabkan oleh kutu.
Jenis kutu yang paling banyak sering menjadi biang dari penyakit ini adalah kutu rusa.
Kendati demikian, pada kebanyakan orang penyakit ini dapat sembuh dengan cepat.
Namun, beberapa juga dapat mengalami kondisi lyme kronis.
• Selena Gomez Sebut Pertunangan Justin Bieber dan Hailey Baldwin, Untuk Membuatnya Cemburu
Di mana penyakit ini dapat ditemui?
Melansir Web MD, Cleveland Clinic infectious disease specialist, Alan Taege mengatakan infeksi ini lebih sering terjadi pada laki-laki.
Umumnya, dapat menyerang mereka dengan rentang usia 15 tahun, dan antara usia 40 tahun hingga 60 tahun.
"Mereka adalah orang-orang yang biasanya bermain di luar dan pergi berkemah, berburu maupun hiking," jelas Taege.
Aucott menambahkan infeksi lyme juga dapat terjadi pada remaja yang lebih tua dan mereka yang berusia 20 tahunan.
"Karena infeksi lyme terjadi karena ditularkan," imbuh Aucott.
Mungkin di Indonesia, penyakit yang diderita Justin Bieber terdengar asing.
Sebab, penyakit ini umumnya ditemukan di New England, negara-negara bagian di Atlantik Tengah dan sebagian Midwest.
• Romi Haryanto Daftarkan Tim Operator Silon, Tanda Maju Jalur Independent?
Sebanyak 95 persen kasus lyme disease pada 2016 dilaporkan penyakit ini muncul di 14 negara bagian.
Di antaranya Connecticut, Delaware, Maine, Maryland, Massachusetts, Minnesota, New Hampshire, New Jersey, New York, Pennsylvania, Rhode Island, Vermont, Virginia, dan Wisconsin.
Kemudian kasus serupa juga muncul di Ohio, Indiana dan Michigan ketiga rentang kutu rusa ini menyebar ke arah barat.
Cuaca pengaruhi penyebaran penyakit
Kasus lyme disease tertinggi pernah terjadi pada 2016, setidaknya 9.000 orang terinfeksi penyakit tersebut.
Kasus tersebut dilaporkan terjadi di Pennsylvania, disusul New Jersey dengan temuan kasus mencapai lebih dari 3.300 kasus.
Sementara itu, di wilayah Amerika Serikat bagian selatan yang lebih rentan pada cuaca panas, kutu cenderung akan berada di bawah daun dan tidak akan naik ke atas untuk mencari makan.
"Kutu tidak menyukai kondisi (habitat) yang kering," kata Direktur Johns Hopkins Lyme Disease Clinical Research Center, John Aucott di Baltimore.
Para ilmuwan mengungkapkan berbagai penyebab penyebaran infeksi lyme.
Di antaranya reboisasi, terutama di bagian timur laut Amerika Serikat. Di wilayah itu lyme disease lebih umum ditemukan.
Faktor lain yang memengaruhi ekspansi kutu pembawa vetor lyme ini didorong oleh adanya perubahan iklim dan suhu ekstrim.
Selain itu, lebih banyak eksposur ke rusa ekor putih, yang merupakan inang favorit bagi kutu berkaki hitam.
Kendati demikian, potensi penularan lyme ini pada manusia lebih mungkin ditularkan oleh rusa dan tikus putih.
"Karena interaksi kedua hewan ini lebih dekat dengan manusia, ketika habitat mereka menghilang," jelas Taege.
Taege mengatakan cuaca yang hangat atau musim dingin ringan dapat membawa orang beraktivitas di luar.
Hal ini dapat meningkatkan peluang digigit kutu pembawa lyme.
Pemanasan global atau tidak, beberapa negara memiliki bulan-bulan musim panas yang panjang yang lebih hangat.
"Pada musim tersebut orang-orang akan cenderung berada di luar ruangan. Kami juga melihat perluasan (kutu) tempat vektor tinggal," imbuh Taege.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Justin Bieber Kena Lyme Disease, Di Mana Penyakit ini bisa Menyerang?"
• Saat Makam Lina Dibongkar dan Diotopsi, Kemana Sule? Ayah Rizky Febian Ungkap Tujuan Utama Otopsi
• Putri Delina Diperiksa 5 Jam, Polisi Ungkap Kehadirannya Saat Kematian Lina, Putri Sule Lelah
• Penampakan Sosok Teh Pupung, Orang yang Diminta Teddy Merawat Bayinya, Sebut Merupakan Sahabat Lina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/13102018_justin_20181013_182848.jpg)