Januari 2020, Pedagang di Jalan Nasional Ditertibkan

Pedagang di Pasar Parit I baik di Jalan Nasional dan Jalan Harapan akan disatukan di bangunan baru sebelah Pasar Parit I Jalan Harapan.

Januari 2020, Pedagang di Jalan Nasional Ditertibkan
TRIBUNJAMBI/DARWIN SIJABAT
Penertiban pedagang yang membandel di Pasar Parit I lama, Jalan Nasional di Kuala Tungkal oleh petugas gabungan, Senin (1/7/2019) berlangsung kondusif tanpa perlawanan 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pedagang di Pasar Parit I baik di Jalan Nasional dan Jalan Harapan akan disatukan di bangunan baru sebelah Pasar Parit I Jalan Harapan.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui Dinas KUKM Perindag memastikan Januari 2020 semua padagang di jalan nasional akan pindah ke Pasar Parit I di Jalan Harapan, Kalurahan Tungkal Harapan, Kevamatan Tungkal Ilir Tanjab Barat.

Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sudah melakukan pembangunan di Pasar Parit I di Jalan Harapan dan akan mengembalikan fungsi dari jalan nasional yang Notabene bukan tempat transaksi jual beli.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Tanjab Barat Syafriwan mengungkapkan penertiban sebelumnya alasan pedagang Pasar Parit I tidak mau pindah karena belum layak.

Namun sekarang Pemerintah Daerah sudah menambah bangunan Pasar untuk ditempati pedagang yang jumlah kurang lebih 140 orang.

"Jadi semua pedagang di jalan nasional baik itu pedagang sayur, daging ayam, ikan, kerang dan lain-lain pindah," sebut Syafriwan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/1).

Untuk persiapan hal itu, pada tanggal 16 Januari 2020 mendatang, semua pedagang akan diundang untuk membicarakan perihal relokasi. Dan dia berharap semua pihak dapat bekerjasama demi Tanjung Jabung Barat yang tertib.

"Kalau mau tertib mohon kerjasamanya," pinta Safriwan.

Perlu diketahui Pemerintah Tanjab Barat tidak menghalangi pedagang untuk berjualan asalkan memang ditempat yang sudah dipersiapkan yakni Pasar Parit I Jalan Harapan.

"Nanti dibangunan yang baru selesai di Pasar Parit I bisa ditempati pedagang. Apakah itu pedagang ikan, kerang tergantung kesepakatan pedagang. Bukan kesepakatan Dinas Koperindag," katanya.

Penulis: Darwin
Editor: fifi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved