Penangkapan Penambang Liar di Merangin

Bagaimana Bentuk Lubang Jarum PETI Merangin? Penambang Insyaf Paparkan Lubang di Bawah Lubang

"Kalau lihat hasil, sebenarnya saya tidak mau berhenti, tapi karena mengingat risiko, saya putuskan untuk mencari bisnis lain..."

Bagaimana Bentuk Lubang Jarum PETI Merangin? Penambang Insyaf Paparkan Lubang di Bawah Lubang
Tribun Jambi/Muzakkir
Pintu masuk lubang jarum PETI di Merangin. Penambangan emas tanpa izin di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, menelan korban jiwa belasan orang, Selasa (4/8/2018) siang. 

Untuk sampai menuju lokasi, penambang harus melewati medan yang juga menantang maut.

Warga yang kala itu masih menggeluti dunia tambang emas di wilayah Renah Pembarap, Fadli, mengatakan pendapatan pekerja PETI memang menggiurkan.

"Kalau dulu yang beladas bang. Kalau sekarang sudah kurang," katanya.

Proses evakuasi di lubang jarum di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Selasa (4/8/2018) siang.
Proses evakuasi di lubang jarum di Desa Simpang Parit, Kecamatan Renah Pembarap, Kabupaten Merangin, Selasa (4/8/2018) siang. (Tribun Jambi/Muzakkir)

Di lokasi tambang, lanjut Fadli, tak mengenal yang namanya malam.

Disana siang malam sama saja, jarang sekali tambang yang tidak dihuni, pekerja selalu beraktivitas seperti biasa.

"Kalau boleh dikatakan hampir seperti pasar. Sebab satu tambang itu minimal lima orang pekerja. Dan jarak tambang satu dengan yang lain tidak terlalu jauh," katanya lagi.

Di satu tambang, mereka punya pembagian waktu kerja baik jam istirahat maupun jadwal ganti posisi.

Tak hanya itu, mereka juga punya shif malam dan siang.

Untuk jam istirahat biasanya dilakukan dua jam sekali atau lebih.

Sebab jika digempur terus-terusan, dikhawatirkan pekerja yang menakuk (mengikis tebing lobang) dengan menggunakan linggis itu bisa kewalahan.

Halaman
1234
Penulis: muzakkir
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved