Muarojambi Terendam Banjir, BPBD Ingatkan Warga di Delapan Kecamatan untuk Waspada

Intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten Muarojambi akhir-akhir ini membuat sebagian wilayah di Kabupaten Muarojambi harus was-was dengan banjir.

Muarojambi Terendam Banjir, BPBD Ingatkan Warga di Delapan Kecamatan untuk Waspada
Tribunjambi/Samsul Bahri
Banjir di Desa Gedong Karya, Kumpeh, Muarojambi beberapa waktu lalu. 

Muarojambi Terendam Banjir, BPBD Ingatkan Warga di Delapan Kecamatan untuk Waspada 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Intensitas hujan yang terjadi di Kabupaten Muarojambi akhir-akhir ini membuat sebagian wilayah di Kabupaten Muarojambi harus was-was dengan banjir. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muarojambi, M Zakir.

Ia menyebutkan bahwa sampai dengan saat ini sudah ada beberapa wilayah Kabupaten Muarojambi yang mengalami banjir. Meskipun banjir tersebut masih dikatakan normal, namun dirinya meminta masyarakat tetap harus waspada.

"Saat ini yang masih terendam banjir berada di Kecamatan Kumpeh yaitu Desa Jebus, Sungai Aur, dan Gedong Karya. Tapi sekarang sudah makin turun," ujarnya saat di konfirmasi, Senin (6/1).

Lebih lanjut Ia menyebutkan bahwa untuk daerah rawan banjir masih ada pada delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Muarojambi. Itu diantaranya Kecamatan Sekernan, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kecamatan Taman Rajo, Kecamatan Sungai Gelam dan Kecamatan Kumpeh, Kecamatan Maro Sebo, Kecamatan Mestong dan Kecamatan Kumpeh Ulu.

VIDEO: Bayi Ahok Diberi Nama Yosafat Abimanyu Purnama, Ini Artinya

Tiga Pelaku Illegal Drilling di Sarolangun Diringkus, Polres Tak Mau Kecolongan Terus Buru Pemodal

Ular Piton 3 Meter Masuk Rumah, Warga Bungo Geger Sampai Damkar Ikut Sibuk

"Untuk antisipasi ini kita sudah lakukan rapat koordinasi dengan balai, peralatan kita untuk mantau debit air kita ada kapal cepat, perahu karet juga kita ada," terangnya.

Lebih lanjut kata M Zakir, untuk memantapkan kesiapsiagaan antisipasi banjir di Kabupaten Muarojambi, pada Rabu (8/1) mendatang pihaknya akan melakukan apel. Nantinya pada apel tersebut pihaknya akan mengundang seluruh instansi dan stakeholder yang ada di Kabupaten Muarojambi.

"Nanti akan ada 500 peserta dalam kegiatan apel kesiapsiagaan siaga banjit, TNI, Polri, seluruh OPD, pengusaha dan lending sektor," pungkasnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved