Seminar

Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver & Service Excellent di Era Millenial

Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver & Service Excellent di Era Millenial

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Deni Satria Budi
Tribunjambi/Fitri Amalia
Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver & Service Excellent di Era Millenial 

Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver dan Service Excellent di Era Millenial

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Yayasan Insan Al Thaf Matur kembali adakan Seminar dan Workshop Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver dan Service Excellent di Era Millenial. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Luminor ini mengundang NS. Muthia Muthmainnah, S.Kep, M.Kep, Sp.Kep. Dokter Keperawatan Maternitas dan ada NS Mira Susanti, S.Kep, M.Kep, Perawat sekaligus Kasi. Keperawatan RS. M Djamil Padang.

NS. Dwi Yunita Rahmadhani,M. Kep., Ketua Yayasan Insan Al Thaf Matur, mengatakan, kegiatan ini merupakan workshop keperawatan yang sudah rutin dilaksanakan tiap tahun. Dalam 1 tahun, 3 sampai 4 kali seminar serupa bisa adakan.

"Yang jelas seminar ini, kami sesuaikan dengan kondisi ataupun fenomena yang ada di lapangan yang dibutuhkan oleh para perawat di Provinsi Jambi, dan saat ini yang menjadi isu Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver dan Service Excellent," ujarnya pada Tribunjambi.com, Minggu (5/1/2020).

Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat
Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat (Tribunjambi/Fitri Amalia)

Tujuan seminar ini untuk memberikan service excellent untuk pasien, jadi dengan komunikasi yang baik, tentunya Perawat akan memberikan yang terbaik kepada pasiennya atau sesama rekan kerja. Sehingga ada interaksi yang membuat permasalahan di pasien bisa teratasi dengan komunikasi dan dapat menjembatani masalah-masalah yang ada ada.

"Pasien pun dapat proses penyembuhan yang lebih baik, komunikasi ini juga dibutuhkan di dalam Pokja atau kelompok kerja untuk setiap akreditasi rumah sakit," ujarnya.

Dia mengatakan rumah sakit melakukan akreditasi yang namanya standar nasional akreditasi rumah sakit seluruh Indonesia dan itu dibutuhkan Pokja. Komunikasi efektif ini berperan besar dalam penilaian dalam akreditasi tersebut.

Selain perawat, peserta juga berasal dari mahasiswa keperawatan yang sedang menempuh pendidikan. Jumlah peserta yang mendaftar  lebih dari 400 orang untuk seminar ini.

Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat
Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat (Tribunjambi/Fitri Amalia)

"Mahasiswa keperawatan  juga membutuhkan pembelajaran komunikasi, di mana tujuannya untuk bekal mereka keluar nanti setelah bekerja sehingga mereka dapat dengan mudah berinteraksi dengan pasien," tutur Dwi Yunita.

"Kita berharap, dengan mengikuti kegiatan ini ada feedback, perawat bisa berkomunikasi lebih baik lagi kepada klien-klien kita sehingga proses penyembuhan pasien bisa lebih cepat, yang kedua proses akreditasi yang diinginkan bisa tercapai jadi kuncinya itu adalah pentingnya komunikasi efektif untuk interaksi dan pengurusan akreditasi," ujarnya

Mira Susanti juga menyampaikan dalam materinya, pentingnya komunikasi antara pasien, keluarga pasien dan perawat, perawat dan dokter, dan sesama perawat.

"Selain untuk membina, mencari informasi, komunikasi dengan pasen juga untuk menyusun hubungan antara perawat dan pasien, jadi komunikasi sangat penting sekali, jika komunikasi buruk bisa membawa dampak yang buruk dan membahayakan nyawa pasien," tegasnya.

Seminar & Workshop Komunikasi Efektif Perawat dalam Care Giver & Service Excellent di Era Millenial (Fitri Amalia/Tribunjambi.com)
 

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved