Ilegal Drilling

Penertiban Ilegal Drilling di Sarolangun, Tim Gabungan Temukan 120 Sumur Minyak Masih Beroperasi

Penertiban Ilegal Drilling di Sarolangun, Tim Gabungan Temukan 120 Sumur Minyak Masih Beroperasi

Penertiban Ilegal Drilling di Sarolangun, Tim Gabungan Temukan 120 Sumur Minyak Masih Beroperasi
Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Penertiban Ilegal Drilling di Sarolangun, Tim Gabungan Temukan 120 Sumur Minyak Masih Beroperasi 

Juga ada 9 buah tedmon ukuran 1000 liter berisi BBM mentah, dan satu buah tedmon ukuran 1000 liter berisi BBM mentah 500 liter.

Pelaku yang masih dalam pemeriksaan ini terancam melakukan tindak pidana tentang migas.

"Setiap orang yang melakukan eksplorasi atau eksploitasi tanpa mempunyai kontrak kerja sama atau setiap orang yg melakukan pengangkutan bahan bakar minyak tanpa ijin usaha pengangkutan atau niaga bahan bakar minyak tanpa ijin usaha niaga, sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 52 UU RI No 22 tahun 2001 tentang migas Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau pasal 53 huruf b,d UU RI No 22 tahun 2001 tentang Migas," sebut Kasat Reskrim.

Menurutnya, dalam penertiban itu, dilakukan penutupan lubang sumur dengan menggunakan kayu, batu, dan tali ke lobang sumur ilegal drilling.

"Petugas juga merobohkan tiang sebanyak 10 tiang rick, katrol yang digunakan untuk menarik minyak dari lobang sumur, dan merobohkan lima camp pekerja ilegal drilling," bebernya.

Penertiban Ilegal Drilling di Sarolangun, Tim Gabungan Temukan 120 Sumur Minyak Masih Beroperasi (Wahyu Herliyanto/Tribunjambi.com)

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved