Klaim China Atas Perairan Natuna, Operasi Siaga Tempur Diarahkan ke Natuna Utara Mulai 2020

Pemerintah Indonesia menegaskan tak mengakui klaim China atas hak historis terhadap perairan Natuna. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, kap

Klaim China Atas Perairan Natuna, Operasi Siaga Tempur Diarahkan ke Natuna Utara Mulai 2020
Istimewa
Foto Ilustrasi: Setelah upacara, Korem 042/Gapu menggelar pawai karnaval keliling Kota Jambi menggunakan alat utama sistem pertempuran (Alustsista). 

"Operasi siaga tempur dilaksanakan oleh Koarmada 1 dan Koopsau 1," kata Yudo dalam keterangan tertulis, Jumat (3/1/2020).

Menurut Yudo, operasi siaga tempur tersebut menggunakan alat utama sistem senjata (alutsista) yang sudah tergelar, yaitu 3 kapal Republik Indonesia (KRI) dan 1 pesawat intai maritim dan 1 pesawat Boeing TNI AU.

Dua KRI masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Natuna hari ini.

"Operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) laut Natuna Utara," ujarnya.

Yudo juga mengatakan, wilayah Natuna Utara menjadi perhatian bersama sehingga operasi siaga tempur diarahkan ke Natuna Utara mulai 2020.

Selain itu, kata dia, operasi ini salah satu dari 18 operasi yang akan dilaksanakan Kogabwilhan I di wilayah yang menjadi tanggung jawabnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ketegasan Indonesia Tak Akui Klaim China soal Natuna hingga Siaga Tempur TNI"

Editor: rida
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved