Kapal China Mulai Masuk Wilayah Indonesia, 600 Prajurit TNI Siaga di Laut Natuna

600 prajurit TNI dikerahkan seiring mulai masuknya kapal China di Laut Natuna tersebut.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasukan Satuan Komando Pasukan Katak (Kopaska) melakukan pengintaian dalam latihan operasi Over The Beach Operation di Kompleks Satuan Koarmabar I Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (7/8/2017). Kegiatan tersebut merupakan latihan rutin yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan anggota Kopaska dalam menghadapi musuh. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNJAMBI.COM - Sebanyak 600 prajurit TNI dikerahkan untuk mengamankan Laut Natuna.

600 prajurit TNI dikerahkan seiring mulai masuknya kapal China di Laut Natuna tersebut.

Bagaimana kondisi terkini di Laut Natuna, simak di bawah ini!

Dirgahayu Ke-63 Provinsi Jambi, Provinsi Jambi Rumah Bagi Keberagaman

PANGLIMA Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono, memimpin apel gelar pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna.

Apel gelar pasukan dilakukan di Paslabuh, Selat Lampa, Ranai, Natuna, Jumat (3/1/2020).

Sebanyak 600 personel TNI dikerahkan dalam apel tersebut.

Demikian keterangan pers Kabidpenum Pusat Penerangan TNI Kolonel Sus Taibur Rahman, yang diterima Tribunnews.com, Sabtu (4/1/2020).

Keindahan Wisata Danau Sipin Buat Penasaran, Pemkot Jambi Butuh Rp50 Miliar untu Buat Sempurna

Sebanyak 600 personel yang terlibat apel terdiri dari 1 Kompi TNI AD Batalyon Komposit 1 Gardapati, dan 1 Kompi Gabungan TNI AL terdiri dari personel Lanal Ranai.

Lalu, unsur KRI Teuku Umar 385 dan KRI Tjiptadi 381, Satgas Komposit Marinir Setengar, serta 1 Kompi TNI AU (Lanud Raden Sadjad dan Satrad 212 Natuna).

Dalam arahannya kepada prajurit, Pangkogabwilhan I menegaskan pelanggaran wilayah yang dilakukan oleh kapal pemerintah asing di wilayah zona ekonomi eksklusif Indonesia (ZEE).

Puluhan Pejabat OPD Berebut Capai Finis, Lomba Balap Karung Meriahkan HUT Provinsi Jambi ke-63

Pelanggaran berupa penangkapan ikan secara ilegal yang dikawal oleh kapal Coast Guard asing, sehingga merupakan ancaman pelanggaran wilayah kedaulatan Indonesia.

Halaman
1234
Editor: heri prihartono
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved