Upacara HAB ke-74, Bupati Bungo Sampaikan Enam Pesan Penting Menteri Agama

Memperingati Hari Amal Bakti Ke-74 Kementerian Agama, sambung Mashuri, Menag mengajak untuk memperhatikan enam hal ini.

Upacara HAB ke-74, Bupati Bungo Sampaikan Enam Pesan Penting Menteri Agama
Tribunjambi/Mareza
Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar upacara Hari Amal Bakti (HAB) yang ke-74 bersama Kementerian Agama (Kemenag) di lapangan baru MTQ Bungo, Jum'at (3/1/2020). 

Upacara HAB ke-74, Bupati Bungo Sampaikan Enam Pesan Penting Menteri Agama

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Pemerintah Kabupaten Bungo menggelar upacara Hari Amal Bakti (HAB) yang ke-74 bersama Kementerian Agama (Kemenag) di lapangan baru MTQ Bungo, Jum'at (3/1/2020).

Bupati Bungo, Mashuri yang bertindak sebagai pembina upacara menyampaikan sambutan dari Menteri Agama, Fachrul Razi.

Berlandaskan Undang-Undang Dasar pasal 29, ditegaskan bahwa 'Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa' dan 'Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.' Ketentuan tersebut mengandung pengertian dan makna.

"Pertama, dasar Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan fundamen moral yang harus melandasi penyelenggaraan negara, pemerintahan, dan pembangunan, serta menyinari seluruh ruang kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara," kata Mashuri.

Al Haris: Penguatan Identitas Keagamaan dan Kebangsaan Tak boleh Dipisahkan

Banjir Tak Juga Teratasi, Jokowi Langsung Ambil Alih Penanganan, Banjir di Ibu Kota Paling Parah!

Update Jumat (3/1), Data 43 Korban Meninggal saat Banjir Jabotabek, Nama dan Lokasi

"Kedua, negara secara aktif melindungi hak dan kewajiban beragama dalam masyarakat serta kemerdekaan beribadat bagi setiap pemeluk agama," lanjutnya.

Dalam kesempatan memperingati Hari Amal Bakti Ke-74 Kementerian Agama, sambung Mashuri, Menag mengajak jajaran Kementerian Agama di seluruh Indonesia untuk memperhatikan enam hal.

Di antaranya, pahami sejarah Kementerian Agama serta regulasi, tugas, dan fungsi kementerian ini dalam konteks relasi agama dan negara, jaga idealisme, kejujuran, integritas, dan budaya kerja Kementerian Agama di tengah arus kehidupan yang serba materialistis, selaraskan antara kata dengan perbuatan, sesuaikan tindakan dengan sumpah jabatan.

"Tanamkan selalu bahwa bekerja adalah ibadah dan melayani masyarakat adalah sebuah kemuliaan," sambungnya.

Selain itu, Menag juga mengajak untuk memperkuat ekosistem pembangunan bidang agama antarsektor dan antarpemangku kepentingan, baik sesama institusi pemerintah, tokoh agama, organisasi keagamaan dan segenap elemen masyarakat; rangkul semua golongan dan potensi umat dalam semangat kebersamaan, kerukunan, persatuan dan moderasi beragama sejalan dengan falsafah Pancasila yang mempersatukan anak bangsa walau berbeda ras, etnik, keyakinan agama dan golongan.

"Implementasikan Visi dan Misi Pemerintah ke dalam program kerja Kementerian Agama di semua unit kerja pusat, daerah dan Perguruan Tinggi Keagamaan," tutupnya.

Usai upacara, Mashuri mengapresiasi kegiatan yang berlangsung di lapangan MTQ di Kelurahan Cadika itu.
"Ini akan terus kita tingkatkan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kemenag Bungo M Ikbal mengatakan HAB ini diikuti kalangan penyuluh agama, KUA, guru-guru agama, hingga siswa-siswi di bawah naungan Kementerian Agama.
(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved