Wisatawan Keluhkan Restoran di Danau Toba Pasang Tarif Selangit, Pemilik Akui Salah Beri Harga Aqua

Setiap musim liburan, apalagi libur Natal dan Tahun Baru, kawasan Danau Toba ramai dikunjungi warga. Selain menikmati keindahan panorama Danau Toba,

Wisatawan Keluhkan Restoran di Danau Toba Pasang Tarif Selangit, Pemilik Akui Salah Beri Harga Aqua
ist
Viral Restoran Pasang Harga Selangit di Danau Toba 

TRIBUNJAMBI.COM- Setiap musim liburan, apalagi libur Natal dan Tahun Baru, kawasan Danau Toba ramai dikunjungi warga.

Selain menikmati keindahan panorama Danau Toba, warga juga bisa menikmati kuliner yang disajikan pelaku usaha rumah makan atau restoran di sana.

Namun ditengah indahnya panorama Danau Toba dan banyaknya kuliner di Danau Toba, terdapat kabar tidak sedap dari wisatawan yang datang ke Samosir.

Terkejut Medina Zein Positif Narkoba, Sang Ayah Sebut Istri Lukman Azhari Idap Gangguan Kejiwaan

Heboh, Susi Pudjiastuti Mendadak Dilamar Ridwan Kamil Jadi Pejabat Ini di Jawa Barat, Ini Jadi Bukti

Pilot Helikopter Terjebak di Tengah Kelompok Bersenjata yang Bunuh 4 Kopassus, Kapten Pandu Tegang

Keluhan wisatawan saat berkunjung ke Tuktuk, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir Viral di media sosial.

Para wisatawan yang berkunjung mengeluhkan terkait tidak wajarnya harga makanan yang dikenakan pemilik restoran kepada mereka.

Keluhan wisatawan ini salah satunya diunggah akun Facebook Marihot Simbolon di Grup Facebook Pature Samosir dimana anggota dalam grup tersebut adalah orang-orang Samosir.

A
Tangkapan layar keluhan wisatawan di Samosir (Tribun Medan)

Marihot Simbolon mengunggah sebuah foto struk pembayaran makanan yang dikenakan oleh pemilik restoran kepada wisatawan dengan harga selangit.

Dalam struk pembayaran tersebut harga makanan yang harus dibayar wisatawan yaitu Rp 1. 613.000.

Dalam struk pembayaran tersebut tampak item-item yang dipesan oleh wisatawan, dimana banyak harga-harga yang tidak wajar seperti harga satu botol aqua kecil Rp 10 ribu.

Marihot Simbolon dalam unggahan foto tersebut menuliskan kronologi kejadian yang tidak mengenakkan para wisatawan tersebut.

Halaman
1234
Editor: rida
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved