Travel Jambi

TRAVEL JAMBI Pesona Rumah Tuo Dusun Tanah Periuk di Bungo, Sejak 1600-an Tinggal 6 Buah

Satu di antara bukti sejarah yang ada di Kabupaten Bungo adalah rumah-rumah tua yang ada di Dusun (Desa) Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal.

TRAVEL JAMBI Pesona Rumah Tuo Dusun Tanah Periuk di Bungo, Sejak 1600-an Tinggal 6 Buah
Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ
Rumah-rumah tua yang ada di Dusun (Desa) Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Selain memiliki wisata alam dan wisata kuliner, Kabupaten Bungo juga punya sejarah.

Satu di antara bukti sejarah yang ada di Kabupaten Bungo adalah rumah-rumah tua yang ada di Dusun (Desa) Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal.

Bangunan ini biasa disebut masyarakat luar bungo sebagai Rumah Tuo Dusun Tanah Periuk atau rumah tua Bungo.

Rrumah-rumah tua yang ada di Dusun (Desa) Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi. fsfs
Rrumah-rumah tua yang ada di Dusun (Desa) Tanah Periuk, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi. fsfs (Tribun Jambi/Mareza Sutan AJ)

Jika berkendara dari Kota Muara Bungo, perlu menempuh jarak sekitar 24 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30-45 menit untuk menjangkaunya. Di sebelah kiri Jalan Lintas Sumatra, akan ada gapura selamat datang, di Tanah Periuk. Di sanalah salah satu tempat bersejarah kerajaan di Bungo.

Daftar 15 Tempat Wisata di Jambi untuk Liburan Akhir Tahun 2019, Dekat dan Murah untuk Keluarga

10 Foto Negeri di Atas Awan Bukit Tempurung di Merangin Jambi, Tempat Wisata Tahun Baru 2020

Jatuh Cinta Pada Danau Gunung Tujuh Jambi

Masyarakat setempat menyebutnya 'rumah tuo' yang berarti 'rumah tua'.

Konon, nama itu disematkan sebab rumah-rumah itu telah berusia ratusan tahun.

Tidak ada yang tahu pasti berapa usia rumah panggung yang berdiri tidak jauh dari bibir Sungai Batang Tebo itu. Namun, diperkirakan, usianya hampir atau sekitar empat abad.

Pejabat sementara (Pjs) Datuk Rio (kepala desa) Tanah Periuk, Syarifudin menuturkan, hanya ada enam rumah yang masih berdiri tegak. Padahal, dulu ada puluhan rumah panggung yang penuh arsitektur, berdiri di Dusun Tanah Periuk.

Dari keterangannya, rumah-rumah itu dihuni oleh ahli waris pemilik-pemilik terdahulu, dari generasi ke generasi.

"Kepemilikannya pribadi. Rumah itu masih ada yang dihuni," katanya, saat disambangi di kediamannya, Sabtu (28/12/2019).

Halaman
1234
Penulis: Mareza
Editor: duanto
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved