Berita Bungo

Santri Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, Bungo, Histeris, Asrama Mereka Hangus Dilalap Api

Santri Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, Bungo, Histeris, Asrama Mereka Hangus Dilalap Api

Santri Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, Bungo, Histeris, Asrama Mereka Hangus Dilalap Api
IST
Santri Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, Bungo, Histeris, Asrama Mereka Hangus Dilalap Api 

Santri Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, Bungo, Histeris, Asrama Mereka Hangus Dilalap Api

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Minggu (29/12/2019) sore, ratusan santri di Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, kocar-kacir menyelamatkan diri.

Api membakar asrama yang mereka tempati, sekitar pukul 17.00 WIB. Beberapa di antara mereka berupaya untuk memindahkan barang-barang yang bisa diselamatkan.

Namun, bangunan yang sebagian besar dari kayu membuat api cepat menghanguskan semua bangunan pondok pesantren.

Beberapa santri menangis, melihat barang-barang mereka menjadi puing. Para warga berusaha membantu menyelamatkan, namun hanya sedikit barang yang bisa diamankan.

Kebakaran asrama santri Pondok Tahfiz Quran di Rantau Duku terbakar
Kebakaran asrama santri Pondok Tahfiz Quran di Rantau Duku terbakar (IST)

Dari keterangan warga, mereka sudah berusaha menghubungi pemadam kebakaran namun, tidak ada respons.

Pihak pemadam kebakaran baru merespons ketika pihak Danramil Rantau Pandan bertindak. Beberapa saat kemudian, pihak pemadam kebakaran datang. Tapi sebagian besar bangunan sudah ludes terbakar.

Sejumlah warga yang ada di sana, ada yang mengusir pemadam kebakaran yang baru datang. Alhasil, bangunan semipermanen itu hangus dilalap api.

Terpisah, Bupati Bungo, Mashuri turut prihatin. Usai penyampaian kata akhir Pemerintah Kabupaten Bungo terhadap Ranperda inisiatif DPRD, dia mengiyakan adanya informasi masyarakat bahwa pihak damkar lambat respons.

Para santri Pondok Tahfiz Quran di Rantau Duku histeris karena asrama mereka terbakar
Para santri Pondok Tahfiz Quran di Rantau Duku histeris karena asrama mereka terbakar (IST)

"Kami ikut prihatin atas kebakaran tersebut. Kami juga dapat laporan ada komplain dari masyaakat, bahwa kebakaran itu lambat respons," katanya, di ruang rapat DPRD Bungo, Senin (30/12/2019).

Mashuri mengatakan, pihaknya akan mengevaluasi perihal ini. Kata dia, pihaknya sudah memanggil Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Bungo dan Koordinator Lapangan untuk wilayah Kecamatan Rantau Pandan.

"Kami dapat penjelasan, 10 menit setelah mendapat laporan, pihak damkar sudah sampai di tempat," terangnya.

Kondisi Kebakaran Hebat di Simpang Sungai Duren, Ditinggal Pemilik yang Sedang Yasinan

Prakiraan Cuaca BMKG di Malam Tahun Baru, Jambi Diprediksi Hujan Deras, Bagaimana Kota Lain?

Serda Miftachur Rohmat Gugur, Rombongan Prajurit TNI Diadang KKB Papua

Terungkap Doa yang Dibaca Katemin Hingga Allah SWT Selamatkan Dari Terkaman Harimau di Muaraenim!

Mashuri bilang, pihaknya juga perlu klarifikasi dengan pemerintah dusun.

"Apabila ini kelalaian dari aparatur damkar, kita akan ambil tindakan," tegasnya.

Santri Pondok Tahfizul Quran, Rantau Duku, Bungo, Histeris, Asrama Mereka Hangus Dilalap Api (Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved