POLISI Menyaru Pengguna Jasa Prostitusi Online, 3 Muncikari & 15 Pramuria Dicokok: Sasar Warganet

TRIBUNJAMBI.COM - Aparat kepolisian resort (Polres) Pinrang, Sulawesi Selatan mencokok tiga muncikari.

POLISI Menyaru Pengguna Jasa Prostitusi Online, 3 Muncikari & 15 Pramuria Dicokok: Sasar Warganet
Goo
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Aparat kepolisian resort (Polres) Pinrang, Sulawesi Selatan mencokok tiga muncikari

Mereka ditangkap lantaran menawarkan 15 pramuria muda pada pelanggan di media sosial dan WhatsApp, yang mayoritas berumur di bawah 20 tahun.

Bahkan, di antaranya merupakan anak di bawah umur.

SUDAH Cerai, Wanita Ini Tetap Rawat Mantannya yang Lumpuh Total. Sang Suami Lakukan Hal Mengejutkan

VIDEO: Susi Tak Lagi Menjabat, Kapal Vietnam Berpesta Pora Ramai-ramai Curi Ikan di Laut Natuna

Terungkap Pelaku Pembunuhan Wanita Muda yang Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kebun Jagung Ngawi

Wakapolres Pinrang Kompol Nugraha mengatakan, para muncikari tersebut adalah AS, BA dan B.
Ketiganya merupakan warga Pinrang, Sulawesi Selatan.

"Ketiga muncikari itu menawarkan pramuria cantik dan masih muda melalui media sosial," katanya. Tarifnya mulai Rp 500 ribu hingga jutaan rupiah.

Berpura-pura jadi pelanggan

Anggota Polres Pinrang dapat membekuk para muncikari setelah meminta keterangan dari pramuria.

BPJS Kesehatan Mendekatkan Pelayanan Kepada Masyarakat Lewat Program Mobile Customer Service

Kombes Pol Edi Fariyadi Paparkan Cara Bripka ES Operasikan Illegal Drilling, Suruh, Kawal dan Jual

Kronologi Dua Anggota Polri Aktif Ditangkap Terkait Penyerangan Novel Baswedan!

 

Kasat Reskrim Polres Pinang AKP Dharma Negara mengungkapkan, awalnya polisi berpura-pura menjadi pengguna jasa prostitusi online melalui WhatsApp.

Polisi dan muncikari menyepakati tarif sebesar Rp 650 ribu.

“Jadi dalam transaksi itu, mucikari ini mengirimkan foto-foto perempuannya. Foto yang dipilih kemudian dinego hingga menyepakati harga dan tempat transaksi,” katanya, seperti dilansir dari Tribun Timur.

Halaman
12
Editor: ridwan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved