99 Persen Hasil Reses Masalah Infrastruktur, Dewan Minta Anggaran GSL di Muarojambi Diperbesar

DPRD Kabupaten Muarojambi minta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muarojambi untuk memperbesar anggaran Program Gerakan Sapu Lobang (GSL).

99 Persen Hasil Reses Masalah Infrastruktur, Dewan Minta Anggaran GSL di Muarojambi Diperbesar
Tribunjambi/Samsul Bahri
Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Yuli Setia Bakti didampingi Sekretaris Dewan, Dedi Susilo saat diwawancara sejumlah wartawan. 

99 Persen Hasil Reses Masalah Infrastruktur, Dewan Minta Anggaran GSL di Muarojambi Diperbesar

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-DPRD Kabupaten Muarojambi minta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muarojambi untuk memperbesar anggaran Program Gerakan Sapu Lobang (GSL). Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Muarojambi, Yuli Setia Bakti.

Hal ini menurut Yuli, program GSL menjadi solusi ketika anggaran perbaikan jalan dengan cara diaspal atau rigid beton belum mampu mengakomodir kerusakan jalan yang ada di Kabupaten Muarojambi.

"Ini saya akan koordinasi dengan bupati, karena memang GSL ini kebutuhannya banyak. Saya baru dapat laporan itu hampir 20 desa itu rata-rata GSL yang diminta. Jadi kita harapkan GSL itu untuk anggarannya di perbanyak, karena program ini tepat sasaran," ujarnya.

Ibu Dua Anak di Sarolangun Menderita Lupus dan Kanker, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Mayat Perempuan Ditemukan di Tebo, Keluarga Kaget Lihat Tangan dan Kaki Korban Terikat

VIDEO: Enam Korban PETI di Merangin Ditemukan Setelah Lima Hari, Ini Identitasnya

Lebih lanjut kata Yuli, hal ini juga berdasarkan penyampaian dari anggota DPRD Kabupaten Muarojambi yang telah melakukan reses beberapa waktu lalu.

Katanya, hampir 99 persen yang didapatkan dalam penyampaian aspirasi masyarakat melalui reses oleh anggota DPRD masyarakat mengajukan perbaikan atau pembangunan infrastruktur.

"Banyak aspirasi masyarakat yang memang harus perlahan kita penuhi, karena memang penyampaian masyarakat itu bisa sampai mengeluarkan anggaran Rp 3-4 miliar. Jadi itulah kendala kita di Muarojambi, dan rata-rata yang dibutuhkan masyarakat adalah infrastruktur, jalan, rabat beton," sebutnya.

"Jadi faktanya itu masyarakat Muarojambi meminta pembangunan fisik, insfrastruktur," tutupnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil reses dari anggota DPRD Kabupaten Muarojambi, memang secara umum infrastruktur menjadi aspirasi dari masyarakat Kabupaten Muarojambi. Seperti yang disampaikan oleh Ulil Amri yang menbacakan laporan hasil reses dari Sumarsen Purba anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan.

"Aspirasinya yaitu meminta pembuatan jalan aspal sepanjang dua kilo di RT 15 sampai RT 19 di Desa Mendalo Darat Perumahan Aurduri Permai," sebutnya.

Penulis: samsul
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved