Tiga Terdakwa Karhutla di Bungo Terima Vonis, Hakim Jatuhi Hukuman Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Tiga terdakwa perkara kebakaran hutan akhirnya mendengarkan putusan majelis hakim.

Tiga Terdakwa Karhutla di Bungo Terima Vonis, Hakim Jatuhi Hukuman Penjara dan Denda Rp1 Miliar
IST/KKI WARSI
Kebakaran hutan dan lahan di Jambi 

Tiga Terdakwa Karhutla di Bungo Terima Vonis, Hakim Jatuhi Hukuman Penjara dan Denda Rp1 Miliar

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Tiga terdakwa perkara kebakaran hutan akhirnya mendengarkan putusan majelis hakim. Atas dugaan tindakan yang mereka lakukan, majelis hakim Pengadilan Negeri Muara Bungo menjatuhkan vonis berbeda atas ketiganya.

Untuk diketahui, dua terdakwa, yaitu Yen Bastian dan Agustian dijatuhkan pidana penjara selama satu tahun dan denda Rp 1 miliar oleh majelis hakim PN Muara Bungo.

"Dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar, maka diganti dengan pidana kurungan selama satu bulan," kata hakim ketua, Rizal Firmansyah.

Perkara itu diadili oleh majelis hakim Rizal Firmansyah, Ade Irma Susanti, dan Melky Salahudin.

277 Kepala Sekolah Akan Dilantik, Ammar Sebut untuk Memajukan Pendidikan di Jambi

Dipepet hingga Ditembak, Begini Kronologi Aksi Begal di Perbatasan Desa di Bungo

Antisipasi Lonjakan Harga Sembako Jelang Natal, Safrial Sidak Pasar Seputaran Tungkal

VIDEO: Air Jordan Custom Indomie Seharga Rp 3,3 Juta Ludes Terjual, Pembeli Banyak dari Luar Negeri

Putusan itu lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa Kejari Bungo, Nofry Hardi. Merujuk pasal 82 ayat (1) huruf b Undang-Undang nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, jaksa menuntut hukuman satu tahun dan enam bulan, serta denda Rp 1 miliar dengan subsider satu bulan.

Putusan lebih berat dijatuhkan pada terdakwa Dodi Irawan. Majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama dua tahun dan denda Rp 1 miliar dengan subsider satu bulan.

Dalam persidangan sebelumnya, jaksa menuntut terdakwa sebagaimana pasal 78 ayat (3) Undang-Undang nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan pasal 82 ayat (1) huruf b Undang-Undang nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Tuntutan jaksa lebih berat dengan pidana penjara selama dua tahun dan enam bulan, serta denda Rp1 miliar dengan subsider satu bulan.

Selain itu, barang bukti berupa satu unit mesin chainsaw, sebilah parang, dan satu batang kayu sisa terbakar dirampas untuk dimusnahkan.

Terpisah, Humas PN Muara Bungo, Rizal Firmansyah menjelaskan alasan perbedaan putusan tersebut. Dikatakannya, hal itu dikarenakan beda peranan yang dilakukan terdakwa.

"Terdakwa Yen dan Agus divonis melakukan penebangan tanpa izin, sedangkan Dodi divonis melakukan pembakaran," katanya.

Untuk diketahui, ketiganya diduga terlibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bungo pada September 2019 lalu. Ketiganya ditangkap di tempat berbeda.(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Penulis: Mareza
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved