Advetorial

Peduli Lingkungan, TP PKK Kota Jambi Ajak Warga Diet Plastik

Hj.Yuliana Fasha, sepertinya tidak mau ketinggalan untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan di muka bumi.

Peduli Lingkungan, TP PKK Kota Jambi Ajak Warga Diet Plastik
dok.humas
Yuliana Fasha bagikan kantong belanja ramah lingkungan di Pasar Talang Banjar. 

Ketua TP PKK Kota Jambi Yuliana Fasha Bagikan Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Talang Banjar

JAMBI- Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Jambi dibawah kepemimpinan Hj. Yuliana Fasha, sepertinya tidak mau ketinggalan untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan di muka bumi.

Bagaimana tidak, istri orang nomor satu di Kota Jambi itu bersama jajaran PKK Kota Jambi, menunjukkan kiprahnya dalam upaya turut menjaga lingkungan, dengan membagikan kantong belanja ramah lingkungan di kawasan Pasar Baru Talang Banjar pada Rabu pagi (18/12).

Sedari pagi, Yuliana turun langsung berseragam PKK, membagikan secara cuma-cuma, kantong yang dapat digunakan oleh masyarakat secara berulang jika hendak berbelanja dipasar milik Pemkot Jambi itu.

Masyarakatpun tampak antusias dengan kegiatan yang diinisiasi oleh Istri Wali Kota Jambi yang juga seorang akademisi itu. Tampak, Yuliana turut membantu masyarakat memasukkan barang belanjaan, kedalam kantong ramah lingkungan yang baru diberikannya itu.

Yuliana Sebar Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Talang Banjar.
Yuliana Fasha bagikan kantong belanja ramah lingkungan di Pasar Talang Banjar. (dok.humas)

Menurut Yuliana, aksi simpatik peduli lingkungan yang dipimpin oleh dirinya itu, merupakan salah satu program kerja dan inovasi TP PKK Kota Jambi dan dalam rangka menyambut hari ibu.

"Aksi simpatik pemberian gratis kantong belanja ramah lingkungan ini merupakan salah satu program inovasi dan program kerja TP PKK Kota Jambi, sebagai langkah aksi PKK Kota Jambi turut serta menjaga kelestarian lingkungan dan bumi kita ini. Pemberian memang kami pilih waktunya berdekatan dengan peringatan hari ibu, untuk memberi pesan bahwa peran seirang ibu, selain sebagai ibu yang punya peran utama merawat keluarga, juga memiliki tanggung jawab moral menjaga bumi kita ini. Dan itu dimulai dari keteladanan seorang ibu. Semoga kegiatan kami ini bermanfaat dan menginspirasi agar kita peduli dengan sampah plastik yang dapat mencemari bumi ini," ujar Dosen salah satu kamous ternama di Jambi itu.

Kegiatan yang dilakukan oleh TP PKK Kota Jambi itu sejalan dengan misi besar Pemkot Jambi dalam kampanyenya mengurangi dan membatasi penggunaan sampah plastik atau yang seting digaungkan pemkot dengan "Diet plastik" di Kota Jambi. Pemkot Jambi sepertinya begitu serius terhadap isu lingkungan ini.

Keseriusan itu dibuktikan Pemkot Jambi beberapa waktu lalu, saat hari raya Qurban, mereka memberikan paket qurban menggunakan wadah besek daun keoada masyarakat. Menurut Wali Kota Fasha, Pemkot Jambi ingin menjadi role model, yang diharapkan akan diikuti oleh masyarakat secara luas.

Yuliana Fasha Sebar Kantong Belanja Ramah Lingkungan di Pasar Talang Banjar.
Yuliana bagikan kantong belanja ramah lingkungan di Pasar Talang Banjar.(dok.humas)

Sebagaimana diketahui bahwa Wali Kota Jambi dua periode itu sepertinya tidak main-main dengan misinya untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan, dengan berbagai upaya preventif. Selain telah mengeluarkan kebijakan pembatasan penggunaan kantong plastik di berbagai lokasi perbelanjaan, ritel dan swalayan, sejak Januari lalu, dirinya juga intens mengajak masyarakat untuk melaksanakan gerakan diet plastik, dengan mengkampanyekan penggunaan wadah kantong ramah lingkungan dan gerakan membawa kantong belanja sendiri oleh masyarakat, yang dapat digunakan berulang kali jika berbelanja.

Selain itu, untuk memperkuat legalitas dan komitmen dalam upaya pengelolaan sampah, Wali Kota Jambi telah mengeluarkan produk hukum berupa Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota yang mengatur tatakelola sampah di Kota Jambi dan didalamnya memuat sanksi tegas bagi pelanggar.

Penegakan peraturan tersebut terbilang sangat serius, tercatat dalam kurun waktu 6 bulan terakhir, berbagai pelaku pelanggar Perda dan Perwal telah diganjar hukuman denda yang bervariasi, berdasarkan tingkat pelanggaran yang dilakukan. Denda terbesar yang pernah ditetapkan Hakim terhadap pelaku pembuang sampah secara sembarangan adalah uang denda sebesar 20 juta Rupiah.

Editor: Teguh Suprayitno
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved