Dua Sekolah Dibuat Luluh Lantak Si Jago Merah, 500 Siswa di Tanjab Barat Terpaksa Ngusi Belajar

Sekitar 500 siswa terpaksa menumpang belajar akibat dua sekolah di Tanjab Barat luluh lantak dilalap si jago merah, Rabu (18/12/2019) dini hari.

Dua Sekolah Dibuat Luluh Lantak Si Jago Merah, 500 Siswa di Tanjab Barat Terpaksa Ngusi Belajar
Tribunjambi/Darwin
MTS N 3 Tanjab Barat dan Madrasah Aliyah Al-Khairiyah Teluk Nilau habis terbakar. 

Dua Sekolah Dibuat Luluh Lantak Si Jago Merah, 500 Siswa di Tanjab Barat Terpaksa Ngusi Belajar

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Sekitar 500 siswa terpaksa menumpang belajar akibat dua sekolah di Tanjab Barat luluh lantak dilalap si jago merah, Rabu (18/12/2019) dini hari.

H Rusli, Kasi Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag Kuala Tungkal menyampaikan berdasarkan hasil rapat di Kementrian Agama Perwakilan Kuala Tungkal, untuk sementara siswa Madrasah Aliyah Al-Khairiyah Teluk Nilau, menumpang di madrasah diniyah. Sedangkan proses belajar mengajar siswa MTSN 3 akan dilakukan di MIN dan sekolah diniyah.

"Proses belajar mengajar sepertinya tidak terganggu, siswa menumpang disekolah lain," ujarnya.

Kepada guru dianjurkan untuk tidak libur, melainkan untuk berkemas kemas pasca kejadian.

Diduga Akibat Arus Pendek, Dua Sekolah di Tanjab Barat Habis Terbakar

Fasha Resmikan Dua Kantor Camat dan 30 Kantor Lurah, Berharap Layanan Masyarakat Meningkat

Korupsi Asrama Haji Jambi: Aminudin Mengaku Tak Pernah Buat Berita Acara

WASPADA 37 Dusun dan Kelurahan di Bungo Dipetakan Rawan Banjir

Sementara terkait perangkat komputer yang turut hangus akibat kebakaran tersebut, kasi madrasah itu mengatakan para guru mengerjakan ulang penyusunan nilai. Sebab nilai siswa secara tertulis terdapat pada pada gurunya masing-masing.

"Nilai dari siswa kan sudah ada, bisa saja dikerjakan ulang dari awal. Minta toleransi juga dengan kanwil (kemenag) jika dibutuhkan nilai yang sudah diupload ke server," ungkapnya.

Kepada orang tua siswa diharapkan kesabarannya untuk menunggu nilai dari anaknya.

Kedepannya pun bangunan tersebut akan segera dibangun dengan terlebih dahulu menganggarkan pada tahun selanjutnya. Bahkan bukan hanya dari pusat, dukungan juga mengalir dari kanwil kemenag yang ada di Provinsi Jambi.

Sementara untuk kerugian, dia memperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Pantauan di lapangan, mencegah merembetnya api ke rumah warga, terpaksa dirusak.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, si jago merah mengamuk di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Keganasan sijago merah yang beraksi Pukul 1.00 WIB mengakibatkan sekitar 20 ruangan kelas hangus dan rata dengan tanah.

Tidak ada yang bisa diselamatkan. Bahkan perangkat komputer untuk data rapor siswa ikut dilalap sijago merah. (Darwin Sijabat/ Tribunjambi.com)

Penulis: Darwin
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved