Berita Tanjab Timur
Banjir Mulai Terjang Tanjab Timur, Ini Beberapa Wilayah yang Terkena
Curah hujan yang terbilang intens saat ini berdampak meluapnya air sungai di beberapa wilayah di Tanjabtim
Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
Banjir Mulai Terjang Tanjab Timur, Ini Beberapa Wilayah yang Terkena
Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman
TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Curah hujan yang terbilang intens saat ini berdampak meluapnya air sungai di beberapa wilayah di Tanjabtim, satu di antaranya di Kecamatan Muara Sabak Timur, Rabu (17/12).
Pantauan tribunjambi.com, di lapangan pasca curah hujan yang terbilang rutin beberapa pekan terakhir mulai berdampak pada kondisi pemukiman warga yang berdekatan atau dilalui anak sungai.
Seperti yang terjadi di Desa Lambur II Kecamatan Muara Sabak Timur. Di desa tersebut luapan air hujan dan pasang surut, mulai menggenangi halaman rumah mereka.
Kondisi tersebut, telah terjadi sejak beberapa hari terakhir sejak hujan mulai sering turun. Bahkan ada hujan yang tidak cukup deras namun durasi panjang hingga sehari semalam.
• Tiga Doa Untuk Terhindar dari Gangguan Ular Kobra, atau Binatang Buas
"Kalo banjir yang terjadi saat ini, kemungkinan dari air hujan yang terjebak ditambah dengan air pasang sehingga meluber," ujar Khairudin warga sekitar.
Lebih lanjut dikatakannya pula, kondisi banjir genangan ini sudah terbilang lebih baik dari hari hari sebelum nya (surut).
Pasalnya pada hari ini cuaca terbilang cerah dan tidak terjadi hujan sejak malam tadi.
"Jadi air mulai terlihat surut, tapi meski sudah surut tetap meninggalkan masalah halaman dan pekarangan jadi berlumpur," jelasnya kepada tribunjambi.com
Tidak hanya itu, beberapa wilayah di daerah yang sama banjir juga sudah menggenangi halaman fasilitas umum di antaranya sekolah dasar.
• VIDEO: Detik-detik Kebakaran Hanguskan Seluruh Bangunan Sekolah MTSN 3 dan MA di Tanjab Barat
Meski genangan banjir sejauh ini belum masuk kategori membahayakan atau mengganggu aktivitas KBM.
Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Tanjabtim Rahmad Hidayat mengatakan, berdasarkan koordinasi bersama tim Balai Wilayah Sungai Sumatera BWSS kondisi ketinggian air memasuki status siaga III.
"Dari laporan BWSS hari ini ketinggian air mencapai 4.70 M, atau memasuki Siaga III, dan kita minta masyarakat untuk tetap mawas diri," ujarnya.
Selain itu, pihaknya terus melakukan patroli rutin, untuk memantau perkembangan air pasang surut ini. Terlebih di beberapa kawasan yang masuk kategori rawan. (usn)
FOLLOW INSTAGRAM TRIBUN JAMBI:
.